Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Januari 2018 | 22.45 WIB

Cantik dan Menawan, Fenomena Migrasi Burung di Jogja Bisa Jadi Wisata

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com - Melihat migrasi maupun arus baliknya burung-burung yang melintas di langit Yogyakarta, dari Rusia menuju ke Australia dapat menjadi potensi wisata minat khusus yang menarik untuk diangkat. Terutama bagi mereka para penyayang binatang dan peneliti burung, fenomena tersebut tentu dapat memuaskan hasratnya akan berbagai hal.


Salah satu penggemar burung, Ika Hapsari warga Kota Yogyakarta yang juga merupakan anggota dari Jogja Free Fight (JFF) komunitas pecinta burung jinak mengatakan, fenomena migrasi burung itu cukup menarik baginya dan selalu ditunggu setiap tahun.


"Proses migrasi itu membutuhkan waktu yang cukup lama," katanya, Jumat (19/1).


Menurutnya tidak semua burung dapat bermigrasi. Wilayah Yogyakarta cukup beruntung bisa menjadi daerah yang dilewati kawanan hewan tersebut. "Kita dapat melihatnya. Ada kepuasan dan hasrat tersendiri ketika melihat. Sangat indah nan menawan," tuturnya.


Imam Taufiqurrahman, pengamat burung dari Yayasan Kutilang Indonesia menjelaskan, baik saat migrasi atau arus baliknya fenomena ini dapat dilihat di sekitar swalayan Progo dan Hotel Ambarukmo Kota Yogyakarta.


Kemudian untuk di pesisir, biasanya terlihat di Pantai Trisik di wilayah muara yang ada di Kabupaten Kulon Progo. Di pantai ini biasanya ditemui burung-burung yang berhabitat di air untuk mencari makan.


Sementara untuk jenis raptor atau elang, biasanya terpantau di lereng Merapi dan perbukitan Menoreh. "Untuk di kota (Yogyakarta) biasanya sebelum magrib, burung-burung itu singgah untuk istirahat," katanya.


Meski rutin setiap tahunnya, namun fenomena ini hanya diketahui saat momen tertentu saja. Oktober-September mereka baru terlihat berangkat migrasi ke Australia atau New Zealand. Kemudian Februari dan Maret, arus baliknya menuju ke Rusia dan negara-negara tetangga lainnya.


Dikatakan pula, fenomena alam seperti ini dapat juga diangkat sebagai potensi wisata. Karena memang benar-benar sangat disayangkan bila dilewatkan. "Di Thailand itu, sudah menjadi wisata. Tempatnya di sana sangat mendukung," ucapnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore