Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Oktober 2026 | 19.19 WIB

Sumut Kini: Habis Asap Kabut Karhutla, Terbitlah Banjir dan Longsor

Hujan berintensitas tinggi mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut Pos)

JawaPos.com - Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menghadapi ancaman bencana banjir dan tanah longsor, setelah berjibaku dengan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ancaman bencana menghantui Sumut usai hujan berintensitas tinggi di tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara dan merendam ratusan rumah, mengganggu akses jalan, dan memaksa ratusan warga mengungsi.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut per Kamis (29/10) pukul 09.00 WIB, bencana melanda Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara (Paluta), Kota Medan, dan Kota Binjai. Lima daerah dilanda banjir, sedangkan dua lainnya mengalami tanah longsor.

Dampak paling besar dari sisi evakuasi tercatat di Kota Medan, dengan 603 warga dipindahkan ke sejumlah lokasi pengungsian. Sementara itu, banjir di Kabupaten Langkat berdampak pada 694 jiwa.

Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih mengatakan, penanganan bencana masih berlangsung melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota. Petugas juga terus mendata jumlah warga terdampak, kerusakan, serta kebutuhan penanganan di setiap lokasi.

“Saat ini, pemerintah daerah bersama BPBD setempat masih melakukan penanganan, pendataan dampak, serta pemantauan terhadap kondisi di lokasi terdampak,” ujarnya seperti dikutip dari Sumut Pos (Jawa Pos Grup), Kamis (29/10).

Banjir Medan Capai 1,5 Meter, 603 Warga Dievakuasi

Di Kota Medan, hujan deras pada Rabu (28/10) malam menyebabkan banjir di sejumlah kawasan, meliputi Kecamatan Medan Tuntungan, Medan Maimun, Medan Johor, dan Medan Helvetia.

Wilayah terdampak antara lain Kelurahan Tanjung Selamat, Sei Mati, Kampung Baru, Hamdan, Aur, Gedung Johor, Kwala Bekala, dan Tanjung Gusta. Ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 150 sentimeter.

Genangan tertinggi dilaporkan terjadi di kawasan Sei Mati dan sekitar Jembatan Sigra-sigra, dengan ketinggian mencapai 100–150 sentimeter. Sementara di Gedung Johor dan Kwala Bekala, air menggenangi permukiman setinggi 60–100 sentimeter.

Sebanyak 603 warga dievakuasi ke sejumlah lokasi yang lebih aman, termasuk kantor kelurahan, masjid, dan musala. Lokasi pengungsian di antaranya Kantor Lurah Sei Mati, Masjid Abidin, Musala Al Amin, Masjid Muttaqin, Masjid Al Hasanah, dan Masjid Ubudiyah.

Pemerintah Kota Medan bersama BPBD terus memantau perkembangan genangan, termasuk kondisi aliran sungai dan kawasan rawan banjir. Warga diminta segera menyelamatkan diri jika air kembali naik dan mengancam keselamatan.

Langkat, 694 Jiwa Terdampak Banjir

Banjir juga melanda Kecamatan Serapit dan Besitang, Kabupaten Langkat, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (28/10). Daerah terdampak meliputi Desa Gunung Tinggi, Desa Suka Pulung, Desa Tanjung, dan Desa Sekoci.

BPBD Sumut mencatat sebanyak 694 jiwa terdampak. Sebagian warga mengungsi ke sejumlah posko yang berada di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang.

Posko I menampung 195 jiwa atau 30 kepala keluarga (KK) dari Dusun Sejambu dan 70 jiwa atau 17 KK dari Dusun Sekoci. Posko II menampung 240 jiwa dari Dusun Sidodadi dan 75 jiwa dari Dusun Pantai Pulau.

Sementara itu, Posko III menampung 114 jiwa dari Dusun Suka Ramai. Pemerintah Kabupaten Langkat bersama BPBD setempat telah meninjau lokasi dan berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat ditangani.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore