Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Dimas Choirul
Senin, 26 Oktober 2026 | 16.41 WIB

Bakom Ajak Humas Daerah Satukan Narasi, Ruang Kritik Masih Terbuka?

Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Bakom Hariqo Wibawa Satria (kiri) di Medan, Jumat (23/10). (Istimewa) - Image

Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Bakom Hariqo Wibawa Satria (kiri) di Medan, Jumat (23/10). (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mengajak humas pemerintah daerah di seluruh Indonesia menyelaraskan narasi dengan pemerintah pusat. 

Namun, di tengah upaya menyatukan narasi komunikasi tersebut, Bakom menegaskan bahwa kritik dan keluhan masyarakat tetap harus didengar serta diteruskan kepada kementerian dan lembaga terkait.

"Humas daerah adalah mata rantai terakhir yang menerjemahkan kebijakan nasional ke bahasa warga, sekaligus yang pertama mendengar apa yang dirasakan warga," ujar Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Bakom Hariqo Wibawa Satria di Medan, dikutip Senin (26/10).

Hariqo menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, komunikasi pemerintah tidak hanya menyampaikan program.

Melainkan juga mendengar masukan, keluhan, dan kritik masyarakat untuk diteruskan kepada kementerian dan lembaga terkait.

"Kritik dari masyarakat adalah bagian dari pelayanan yang harus kita terima dengan terbuka. Pelayanan komunikasi pemerintah tidak mengenal jam kerja, karena kebutuhan masyarakat akan informasi hadir setiap saat," lanjutnya.

Hariqo memastikan bahwa seluruh program Presiden Prabowo diarahkan untuk memajukan masyarakat, dan itu yang perlu dijelaskan humas daerah dengan contoh yang dekat dengan warga. 

"Tunjangan profesi guru non ASN dinaikkan dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta per bulan. Lebih dari 16 ribu sekolah diperbaiki pada 2025 dan lebih dari 71 ribu sekolah dikerjakan pada 2026. Lebih dari 288 ribu papan interaktif digital sudah dikirim ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso, yang hadir sebagai narasumber panel Sinergi Pusat, Legislatif, dan Humas Daerah, menilai peran humas daerah perlu ditempatkan lebih tinggi dalam tata kelola pemerintahan.

Dia mengingatkan, sebaik apapun program berjalan di lapangan, hasilnya baru dirasakan sebagai keberhasilan apabila tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore