Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Oktober 2026 | 18.47 WIB

Kedatangan Menhut Raja Juli ke Pangkalan Bun Disambut Demo Karhutla, Massa Beri 6 Tuntutan

Kedatangan Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni ke Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Kamis (15/10/2026), diwarnai aksi protes puluhan massa yang menyuarakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana kabut asap (Radar Sampit) - Image

Kedatangan Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni ke Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Kamis (15/10/2026), diwarnai aksi protes puluhan massa yang menyuarakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana kabut asap (Radar Sampit)

JawaPos.com - Kedatangan Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni ke Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Kamis (15/10) disambut aksi demonstrasi dari warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Puluhan warga tampak datang membawa protes dan enam tuntutan terkait penanganan karhutla serta kabut asap yang dinilai semakin berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Massa berasal dari perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Kotawaringin Lama, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Komunitas Hutan Kemasyarakatan (HKm) Masoraian.

Mereka membentangkan sejumlah spanduk berisi aspirasi yang ditujukan kepada pemerintah pusat.

Kepala Desa Riam Durian, Kecamatan Kotawaringin Lama, Yusuf mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk keresahan masyarakat desa yang merasakan langsung dampak karhutla.

"Kami hadir ke sini untuk menyuarakan hati kami. Kami tidak baik-baik saja di pinggiran desa. Ekonomi kami terganggu, bahkan anak-anak kita kesulitan bersekolah,” ujarnya seperti dikutip dari Radar Sampit, Kamis (15/10).

Yusuf berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi masyarakat di wilayah terdampak. Sebab, ia menyebut bahwa kemampuan relawan di lapangan semakin terbatas untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang berada di dalam kawasan hutan.

Meski begitu, Yusuf mengapresiasi kedatangan Menhut ke Pangkalan Bun. Ia berharap kehadiran pemerintah pusat dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi yang mereka hadapi secara langsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perwakilan dari 12 dari 15 desa di Kecamatan Kotawaringin Lama turut hadir dalam aksi tersebut.

Massa tidak menyampaikan orasi di lokasi. Aspirasi mereka, berdasarkan informasi yang diterima, akan difasilitasi melalui audiensi bersama Menhut pada Kamis sore di Posko KM 24 Jalan Kotawaringin Lama.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore