
Aparat kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penembakan konvoi kendaraan PT Freeport Indonesia pada Rabu (2/9). (Polri)
JawaPos.com - Penembakan terjadi di Jalan Tambang Mile Point 60, Tembagapura, Mimika, Papua, pada Rabu (2/9). Beruntung tidak ada korban jiwa saat rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia dihujani tembakan. Meski begitu, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz tetap turun tangan.
Bersama Polres Mimika, Polsek Tembagapura, Polsek Mimika, Satgas Kepolisian Amole, dan unsur terkait lain, Satgas Operasi Damai Cartenz mendalami peristiwa penembakan terhadap 3 kendaraan tersebut. Berdasar laporan awal, penembakan terjadi sekitar pukul 08.25 WIT. Saat itu rombongan kendaraan Freeport bergerak dari kawasan Mile Point 68 Tembagapura menuju Kota Timika.
”Rombongan tersebut terdiri atas 15 kendaraan, yakni 13 unit bus, 1 unit towing truck, dan satu unit mobil box,” ungkap Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam keterangannya pada Kamis malam (3/9).
Yusuf mengungkapkan, dari 15 kendaraan ada 3 kendaraan yang terkena tembakan. Yakni Bus nomor lambung 140591, Bus nomor lambung 140575, dan Towing Truck nomor lambung 021074. Bus nomor lambung 140591 yang berada di urutan keempat dalam konvoi terkena 5 kali tembakan.
Masing-masing tembakan terdiri atas 3 tembakan dari arah depan dan 2 tembakan dari arah kiri. Dari pemeriksaan yang sudah dilakukan, petugas menemukan sejumlah bekas tembakan pada kaca depan, kaca dan pintu sebelah kiri, serta serpihan logam pada bagian dashboard, pelindung kaca depan, dan atap kendaraan.
Sementara bus nomor lambung 140575 yang berada di urutan keenam terkena 1 tembakan pada bagian atas kabin yang menembus hingga ke bagian dalam kendaraan. Untuk Towing Truck nomor lambung 021074 yang berada di urutan ketujuh dalam konvoi, tertembak 3 kali dari arah kiri. Yakni pada bagian pintu dan kaca spion kendaraan.
”Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat 3 kendaraan yang terkena tembakan, yaitu 2 unit bus dan 1 unit towing truck. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” ujar Yusuf.
Salah seorang pengemudi bus bernomor lambung 140591 mengaku dirinya baru menyadari kendaraan yang dikemudikannya terkena tembakan setelah mendengar beberapa kali letusan tembakan saat melintas di Mile Point 60. Sementara pengemudi bus nomor lambung 140575 juga mengaku mendengar suara letusan ketika melintas di kawasan tersebut.
”Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terdampak serta olah tempat kejadian perkara di lokasi penembakan,” kata perwira menengah Polri itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
