Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 01.06 WIB

PWNU Jateng Minta Presiden Prabowo Larang Elite Pemerintah Intervensi Muktamar NU

Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, Kiai Ubaidullah Shodaqoh. (Istimewa) - Image

Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, Kiai Ubaidullah Shodaqoh. (Istimewa)

JawaPos.com - Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, Kiai Ubaidullah Shodaqoh meminta Presiden Prabowo Subianto melarang Aparatur Negara terlibat intervensi Muktamar ke-35 NU.

Permintaan ini menyusul beredarnya kabar dugaan politik transaksional dan politik uang dalam pelaksanaan muktamar.

Dia mengingatkkan agar elite pemerintah tidak ikut campur tangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Muktamar NU harus berjalan dengan independensi dan bebas dari intervensi. Oleh karena itu, presiden perlu memberikan ultimatum kepada jajarannya.

“Saya minta Presiden mengingatkan, bahkan melarang semua aparatur negara melakukan tekanan, intervensi, dan pengondisian dalam Muktamar NU, baik atas nama Istana, Presiden, atau pemerintah," kata Kiai Ubaid di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/8).

Adanya campur tangan pihak luar akan mencederai proses muktamar. Marwah NU pun akan dipertaruhkan.

Karena itu, ia mendorong seluruh pihak untuk mengedepankan etika organisasi, kebebasan memilih, serta menjaga proses Muktamar dari segala bentuk tekanan politik maupun transaksi kepentingan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore