
Prosesi serah terima dana program kolaborasi kebaikan hunian tetap untuk korban bencana Aceh di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. (dokumentasi pribadi)
JawaPos.com - Daarut Tauhiid Peduli (DT Peduli) bersama Permata Bank Syariah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 660 juta untuk pembangunan delapan unit hunian tetap (huntap) bagi sejumlah korban bencana di Bireuen, Aceh.
Penyerahan bantuan tersebut disaksikan secara langsung oleh KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym dalam agenda Kajian Tauhiid yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan masyarakat Aceh setelah bencana yang berdampak terhadap tempat tinggal warga. Delapan unit huntap yang dibangun diharapkan dapat memberikan hunian yang aman dan layak sekaligus menjadi pijakan bagi keluarga penerima manfaat untuk kembali menjalani kehidupan secara lebih stabil.
Bagi DT Peduli, penanganan pascabencana tidak berhenti pada pemberian bantuan darurat. Penyediaan tempat tinggal tetap menjadi salah satu kebutuhan penting dalam proses pemulihan karena hunian berkaitan langsung dengan keamanan, kenyamanan, serta kemampuan keluarga untuk kembali beraktivitas.
Baca Juga:Ruben Onsu Dinilai Tidak Layak Dapat Hak Asuh Anak Karena Terlilit Utang, Ini Jawaban Pengacaranya
DT Peduli sendiri merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang bergerak dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Lembaga yang didirikan Aa Gym pada 16 Juni 1999 tersebut memiliki program di bidang sosial kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi.
Dalam program bantuan untuk Aceh ini, DT Peduli bertindak sebagai mitra pelaksana yang akan mengawal pembangunan huntap di wilayah Bireuen. Direktur Utama DT Peduli Jajang Nurjaman memastikan proses pembangunan akan dikawal agar memenuhi standar kelayakan hunian.
“Kami mengucapkan jazakallah khair kepada Bank Permata Syariah atas amanah besar ini. DT Peduli siap mengawal proses pembangunan Huntap di Bireuen, Aceh, hingga tuntas dengan standar terbaik,” kata Jajang dalam keterangannya.
Menurut Jajang, kepercayaan yang diberikan dalam program tersebut bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik rumah. Bantuan diharapkan dapat menghadirkan kembali rasa aman bagi keluarga korban bencana sekaligus membantu mereka menata kehidupan setelah melewati masa sulit.
Pembangunan delapan huntap juga memiliki arti penting dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Setelah kebutuhan tanggap darurat dipenuhi, masyarakat terdampak membutuhkan dukungan jangka menengah agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak untuk melanjutkan aktivitas sosial maupun ekonomi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022