Petugas Badan Penanggulangan Bencana berusaha mematikan kobaran api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan. (Bakom RI/Antara)
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, puluhan armada udara itu disebar secara khusus ke enam provinsi prioritas, sesuai dengan kebutuhan berikut kondisi lapangan di setiap daerah.
"Pengoperasian helikopter tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan," kata Berton SP Panjaitan dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, pengoperasian armada udara disebar secara terukur di enam provinsi prioritas yang meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Untuk wilayah Sumatera, Provinsi Riau disiagakan satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan lima unit helikopter water bombing.
Sedangkan di Provinsi Jambi disiagakan satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, serta dua unit helikopter water bombing.
Sementara di Provinsi Sumatera Selatan, BNPB mengerahkan dukungan armada udara terbanyak di wilayah Sumatera, yakni meliputi satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan tujuh unit helikopter water bombing.
Adapun di Pulau Kalimantan, Provinsi Kalimantan Selatan didukung satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan tiga unit helikopter water bombing, serta Provinsi Kalimantan Tengah disiagakan satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan empat unit helikopter water bombing.
Selanjutnya di Provinsi Kalimantan Barat, satgas udara memperkuat penanganan lapangan dengan menyiagakan dua unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan lima unit helikopter water bombing.
Meski demikian, Berton memastikan bahwa dukungan tim petugas gabungan operasi penyiraman darat yang melibatkan personel BPBD, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI dan Polri hingga relawan tetap diperlukan.
Hal tersebut dikarenakan keberhasilan armada udara dalam memadamkan karhutla juga sangat bergantung dengan keberadaan awan penghujan - ketersediaan air.
"Untuk OMC, BNPB berkolaborasi dengan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) untuk memantau pertumbuhan potensi awan hujan yang dapat dimanfaatkan untuk OMC," ungkap Berton SP Panjaitan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
