Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Agustus 2026 | 20.49 WIB

Pemerintah Kerahkan 12.880 Personel untuk Tangani Karhutla di Kalimantan

Petugas darat melakukan pembasahan pada lahan yang terbakar di Kalimantan, sebagai bagian dari penanganan karhutla. (Kemenhut) - Image

Petugas darat melakukan pembasahan pada lahan yang terbakar di Kalimantan, sebagai bagian dari penanganan karhutla. (Kemenhut)

JawaPos.com - Pemerintah mengerahkan sedikitnya 12.880 personel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Belasan ribu personel itu disebar ke 3 provinsi prioritas di Kalimantan.

Rinciannya sebanyak 1.410 personel bertugas di Kalimantan Barat (Kalbar), 10.700 personel di Kalimantan Tengah (Kalteng), dan 770 personel di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ribuan personel tersebut berasal dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, pelaku usaha, relawan, dan masyarakat.

”Operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, dengan penanganan yang disesuaikan berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan,” ungkap Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi pada Jumat (21/8).

Selain memadamkan api, personel gabungan itu juga memantau titik panas atau hotspot dan merespons laporan masyarakat.

Tidak hanya itu, mereka juga melakukan patroli terpadu, pemeriksaan lapangan, dan mengupayakan pemadaman darat.

”Upaya juga mencakup pembasahan dan pendinginan area, penyekatan lokasi terbakar, serta penjagaan di wilayah rawan untuk mencegah api kembali muncul,” imbuhnya.

Dalam penanganan karhutla di Kalimantan, koordinasi antarpihak dilakukan melalui posko terpadu.

Posko tersebut menjadi pusat untuk menentukan lokasi yang perlu mendapat penanganan prioritas, sekaligus mengarahkan personel dan peralatan berdasarkan perkembangan situasi di lokasi karhutla.

Ristianto menyatakan bahwa penanganan karhutla turut didukung berbagai sarana operasional seperti kendaraan, pompa dan pompa jinjing, selang pemadaman, flexible tank, alat komunikasi, serta alat pelindung diri.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore