
Potret gerbang pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Magetan, Jatim. (Dokumentasi Radar Madiun)
JawaPos.com - Memasuki musim kemarau, Perhutani Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Lawu Selatan melarang pendaki menyalakan api unggun di sepanjang jalur pendakian Gunung Lawu.
Asisten Perhutani (Asper) BKPH Lawu Selatan Mulyadi mengatakan, larangan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan sekaligus mitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
’’Ancaman kebakaran bisa muncul kapan saja. Walaupun insiden kemarin di wilayah Lawu Utara, kami tidak boleh lengah sedikit pun,’’ tutur Mulyadi, dikutip dari Jawa Pos Radar Bromo, Senin (10/8).
Peringatan serupa juga ditujukan kepada masyarakat dan petani di sekitar kawasan hutan. Mereka diminta agar lebih waspada dan memastikan sisa pembakaran serasah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
Lebih lanjut, kondisi vegetasi Gunung Lawu yang mulai mengering menjadi perhatian Perhutani. Percikan api sekecil apa pun berpotensi memicu kebakaran dan dengan cepat merembet ke kawasan hutan.
Selain memberikan imbauan, Perhutani memperkuat upaya mitigasi di lapangan dengan membangun sekat bakar sepanjang 1,90 kilometer yang telah rampung di kawasan selatan Blok Cemorosewu.
Sekat bakar tersebut berfungsi sebagai langkah pencegahan untuk menghambat perambatan kobaran api agar tidak meluas, apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Lawu.
Upaya pencegahan akan diperluas ke sejumlah wilayah lainnya. Perhutani menjadwalkan pembangunan sekat bakar berikutnya di Blok Ngiliran, Kecamatan Panekan, untuk memperkuat perlindungan kawasan hutan.
’’Pekan depan pembuatan sekat bakar dilanjutkan ke Blok Ngiliran, Panekan. Kerja sama seluruh pihak sangat dibutuhkan agar kawasan Gunung Lawu tetap lestari dan terbebas dari karhutla,’’ pungkas Mulyadi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
