Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 20.01 WIB

Eksploitasi Anak di Riau, Jalanan Jadi Ruang Tumbuh dan Mencari Nafkah

Ilustrasi anak balita yang menjadi korban kekerasan atau penganiayaan. (Dokumentasi Jawa Pos) - Image

Ilustrasi anak balita yang menjadi korban kekerasan atau penganiayaan. (Dokumentasi Jawa Pos)

JawaPos.com - Jalan raya seharusnya menjadi ruang lalu lintas kendaraan, bukan tempat anak-anak menghabiskan waktu untuk mencari uang. Namun, pemandangan berbeda terlihat di sejumlah persimpangan jalan di Pekanbaru.

Anak-anak menawarkan pernak-pernik, mengamen dari satu kendaraan ke kendaraan lain, hingga ikut bersama orang tua yang meminta bantuan kepada pengendara. Aktivitas tersebut tidak serta-merta dapat disebut sebagai eksploitasi, tetapi ketika dilakukan terus-menerus hingga mengorbankan pendidikan dan keselamatan, persoalannya menjadi lebih serius.

Selasa (3/6), sejumlah anak di bawah umur terlihat berada di persimpangan Flyover Mal SKA, Pekanbaru. Mereka berjalan menghampiri kendaraan yang berhenti di lampu merah sembari menawarkan pernak-pernik dan aksesori bertema Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, seorang perempuan terlihat menggendong balita berusia sekitar dua tahun. Sembari menggendong anaknya, perempuan itu menadahkan tangan kepada para pengendara yang berhenti di persimpangan.

Pemandangan serupa terlihat beberapa kilometer dari Flyover Mal SKA. Di persimpangan Flyover Pasar Pagi Arengka, sejumlah anak mengamen dari satu kendaraan ke kendaraan lainnya.

Mereka menyanyikan beberapa lagu dengan harapan mendapatkan uang dari para pengendara. Bagi anak-anak tersebut, jalan raya seolah berubah fungsi menjadi tempat bermain sekaligus ruang untuk mencari nafkah.

Salah seorang anak yang ditemui mengaku sudah cukup lama mengamen dan berjualan pernak-pernik di jalan. Ia bahkan mengatakan lebih memilih aktivitas tersebut daripada kembali bersekolah.

“Saya lebih suka ngamen. Kalau sekolah sudah tidak lagi. Orang tua kerja serabutan, jadi saya ikut cari uang. Sudah lama saya ngamen sama jualan begini,” ujarnya polos.

Anak tersebut tidak menjelaskan secara rinci mengenai tempat tinggalnya. Ia hanya menyebut keluarganya kini menumpang di rumah seseorang di kawasan Jalan Soekarno-Hatta.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore