
ILUSTRASI: Memberi uang ke pengemis. (Pexels)
JawaPos.com - Kota Karawang, Jawa Barat, disebut sebagai daerah tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung dan pengamen dari luar daerah. Hal ini karena bisa mendapatkan penghasilan yang lebih menjanjikan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Karawang, Marwati, menyampaikan, selain berstatus daerah kawasan industri, Karawang juga merupakan salah satu daerah perlintasan.
Hal inilah yang kemudian menjadi alasan para gelandangan, pengemis, pemulung dan pengamen untuk beraktivitas di daerah sekitar Karawang.
Untuk menghadapi gempuran para gelandangan hingga pengemis, Dinas Sosial bersama Satpol PP Karawang, sebelumnya telah melakukan razia terhadap keberadaan gelandangan, pengemis, pemulung dan pengamen. Dalam razia itu terdapat 52 orang yang terjaring.
Setelah dilakukan pendataan, puluhan orang yang terjaring itu ternyata tidak seluruhnya warga Karawang. Mereka ada yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat. Bahkan ada yang dari Lampung dan Jawa Timur.
"Dari 52 orang yang terjaring dalam razia pada Kamis malam (23/7), hanya 34 orang yang tercatat sebagai warga Karawang. Sisanya 18 orang adalah pendatang dari berbagai daerah," katanya.
Marwati mengatakan, mereka yang berasal dari luar daerah merupakan kelompok yang berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain. Mereka beralasan datang ke Karawang, karena daerah ini lebih menjanjikan untuk memperoleh penghasilan.
Seperti para gelandangan, pengemis dan pengamen, saat beraktivitas di Karawang, mereka bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp70.000-150.000 per hari. Di luar Karawang, pendapatannya tidak sebesar itu.
Kemudian pemulung yang berasal dari luar daerah mengaku bisa menjual barang rongsokan hingga Rp5.000-6.000 per kilogram. Sedangkan di luar daerah masih di bawah harga itu.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
