
Ilustrasi korban pelecehan seksual. (istimewa)
JawaPos.com - Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Achmad Nurmandi menonaktifkan sementara dosen Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) yang diduga melakukan tindakan pelecehan kepada mahasiswanya. Hal itu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi awal dari Program Studi Farmasi, FKIK, dan Satgas PPKPT UMY.
Achmad menjelaskan, penonaktifan tersebut berlaku hingga seluruh rangkaian pemeriksaan dugaan pelecehan seksual tuntas hingga ada keputusan yang tetap.
"Kami menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, kekerasan, intimidasi, maupun tindakan serupa di lingkungan kampus," ujarnya dikutip dari Radar Jogja (Jawa Pos Grup), Senin (13/7).
Ia juga menyampaikan keprihatinan atas dugaan pelecehan seksual itu dan berkomitmen memberikan perlindungan serta pendampingan psikologis kepada para korban.
Achmad menegaskan bahwa dugaan kasus tersebut sudsh ditangani secara serius sebagai bagian dari komitmen menjaga lingkungan kampus yang aman, bermartabat, saling menghormati, dan menjunjung tinggi akuntabilitas bagi seluruh civitas academica.
"UMY telah bergerak pro-aktif untuk melakukan investigasi secara menyeluruh," pungkasnya.
Sebelumnya, dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum dosen Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi sorotan publik usai viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, UMY menyatakan telah memulai proses investigasi untuk menelusuri kebenaran informasi yang beredar.
Kasubdit Humas dan Media UMY Fitria Rahmawati mengatakan, pimpinan universitas telah menerima informasi terkait dugaan pelecehan seksual dosen tersebut. Menurutnya, kampus memandang kasus tersebut sebagai persoalan yang serius.
"Pimpinan telah menerima informasi soal dugaan tindakan tidak menyenangkan yang melibatkan anggota civitas academica tersebut. UMY memandang persoalan ini dengan sangat serius, dan berkomitmen menangani secara transparan, akuntabel, dan penuh kehati-hatian," ujar Fitria seperti dikutip dari Radar Jogja, Sabtu (11/7).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022