Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juni 2026 | 05.02 WIB

Industri Tambang Didik Warga Aceh Barat untuk Jadi Operator Alat Berat

CALON OPERATOR ALAT BERAT: 28 pemuda asal Meulaboh mengikuti training dengan simulator alat berat. (Dok. PT CK) - Image

CALON OPERATOR ALAT BERAT: 28 pemuda asal Meulaboh mengikuti training dengan simulator alat berat. (Dok. PT CK)

JawaPos.com - Kebutuhan tenaga terampil untuk lapangan kerja masih cukup tinggi. Kebutuhan itu tidak terlepas dari komitmen perusahaan melihat potensi-potensi dari daerah lokal. 

Di Aceh Barat misalnya. Sebanyak 28 pemuda dari asal Meulaboh, Aceh Barat, mendapat pelatihan untuk dipersiapkan sebagai operator muda alat berat di Rindam Tambun Bungai Banjarbaru, Kalsel. Mereka ditempa untuk unit Off Highway Truck (OHT) CAT 773 berkapasitas 60 ton sesuai prosedur. 

Menariknya, 28 pemuda asal Aceh Barat yang tergabung dalam program Advance Development Operator Program (ADOP) PT Cipta Kridatama (CK) itu mendapat Pelatihan Bimbingan Mental, Fisik, dan Disiplin (Bintalfisdis) serta Bela Negara dari TNI. Kegiatan itu berlangsung pada 3 hingga 12 Juni 2026 itu di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Direktur CK Roni Setyawan mengatakan, ADOP bukan sekadar pelatihan operator alat berat, tetapi merupakan upaya nyata untuk membuka peluang kerja, meningkatkan kompetensi masyarakat lokal, serta mempersiapkan generasi muda Indonesia agar mampu bersaing di dunia industri yang semakin kompetitif. Kecakapan teknis operator tambang harus selalu diimbangi dengan kedisiplinan dan penguasaan diri yang prima.

“Kami ingin memastikan setiap operator tidak hanya ahli dan cekatan mengendalikan alat berat, tetapi juga memiliki mentalitas tangguh dan kesadaran penuh akan keselamatan kerja," ujar Roni belum lama ini. 

Untuk diketahui, pelatihan yang berdurasi 10 hari itu dirancang untuk membentuk fondasi karakter yang kokoh. Para pemuda itu diajak memahami bahwa penerapan kedisiplinan yang ketat ala militer merupakan investasi karier. 

Setelah itu, peserta pelatihan mengikuti On Job Training (OJT) di Site CK-BMB Tapin, Kalsel. Setelah proses selesai, mereka akan ditempatkan di wilayah operasional MIFA, anak usaha ABMM lainnya di Aceh Barat.

Bagi pemuda yang mengikuti program ADOP dari PT Cipta Kridatama (CK), mereka memiliki peluang emas untuk menembus industri pertambangan profesional. Melalui proses seleksi ketat hingga gemblengan fisik dan mental, mereka dibentuk menjadi pribadi yang jauh lebih tangguh.

Program ADOP membuktikan bahwa putra daerah yang berada di area operasional CK diberikan ruang dan kepercayaan penuh untuk tumbuh bersama perusahaan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore