
Ilustrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kota Tangerang, Banten. (Istimewa).
JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, diterpa kabar panas. Pasalnya, Tim investigasi bersama koordinator wilayah membongkar dugaan manipulasi data terkait keberadaan puluhan hingga ratusan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Dilansir dari Radar Malioboro (Jawapos Group), Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan bahwa dari total lebih dari 300 titik yang terdaftar dalam sistem, terdapat 100 titik yang teridentifikasi fiktif.
Kondisi ini terungkap setelah kepala SPPG yang ditunjuk resmi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan verifikasi langsung ke lokasi-lokasi yang diajukan sebagai tempat pendirian dapur MBG tersebut.
“Dari hasil rapat bersama tim investigasi dan koordinator wilayah, ada lebih dari 300 titik yang terdaftar. Setelah didatangi kepala SPPG yang ditunjuk dari Badan Gizi Nasional (BGN), ternyata titik itu (100 titik) tidak ada bangunan apa pun,” kata Ammy di sela aksi demonstrasi mendukung MBG di Alun-alun Cilacap, Senin (22/6).
Ammy mengatakan, ada hal yang lebih mencengangkan terkait posisi koordinat dari lokasi-lokasi SPPG yang didaftarkan tersebut. Alih-alih berada di pemukiman warga atau akses jalan yang memadai untuk operasional dapur higienis, sebaran titik bodong ini justru menunjuk ke area yang tidak masuk akal.
“Ada yang lokasinya di tengah hutan, di tengah persawahan, bahkan ada yang di tengah kuburan,” ujar Ammy.
Ammy menegaskan bahwa temuan ini menjadi bukti kuat adanya oknum yang mencoba mencari keuntungan pribadi dari program nasional ini.
Menyikapi temuan skandal tersebut, pemerintah daerah bersama instansi terkait langsung mengambil langkah untuk memutus potensi kebocoran anggaran negara. Pertama, Pemerintah membekukan sementara proses pendaftaran titik SPPG baru di Kabupaten Cilacap.
Kedua, seluruh data titik yang telah teridentifikasi fiktif akan dihapus dari sistem sebelum program dijalankan kembali. Ketiga, dibentuk paguyuban mitra MBG yang bertugas mendampingi pemerintah dalam mengawasi jalannya program di lapangan secara berlapis.
Selanjutnya, pengawasan tidak hanya fokus pada validitas fisik bangunan dapur, melainkan juga menyangkut kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), higienitas, hingga kualitas gizi makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
