Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juni 2026 | 15.04 WIB

TNI AU Berduka, Serda Rangga Gugur Usai Selamatkan Pelajar Terseret Arus Pantai Nirun Elaar Ngursoin

Penghormatan terakhir diberikan oleh TNI AU kepada Serda Raden Rangga Satya yang meninggal dunia usai menyelamatkan pelajar tenggelam di pantai. (TNI AU) - Image

Penghormatan terakhir diberikan oleh TNI AU kepada Serda Raden Rangga Satya yang meninggal dunia usai menyelamatkan pelajar tenggelam di pantai. (TNI AU)

JawaPos.com - Penghormatan terakhir diberikan oleh TNI AU kepada Serda Raden Rangga Satya. Pada Minggu (21/6), prajurit Angkatan Udara itu dinyatakan meninggal dunia, gugur usai menyelamatkan seorang pelajar yang terseret arus di Pantai Nirun, Desa Elaar Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa Serda Rangga gugur bersama personel Polda Maluku, Briptu Nanda Tutupoho. Keduanya ikut terbawa arus dan gelombang setelah menyelamatkan seorang siswi SMP berinisial OPY yang masih berusia 16 tahun.

”Peristiwa bermula ketika seorang pelajar SMP berinisial OPY yang sedang berwisata bersama rombongannya, terjatuh ke laut dan meminta pertolongan,” kata Nyoman dalam keterangan resmi pada Selasa pagi (23/6).

Saat mendengar teriakan minta tolong dari OPY, Serda Rangga bersama Briptu Nanda segera terjun ke laut untuk memberikan pertolongan.

Nahas, mereka berdua harus berhadapan dengan ombak besar dan arus yang kuat sampai terseret ke area tebing pantai. Warga yang berada di sekitar lokasi pun segera berdatangan dan turut membantu proses evakuasi.

”Korban pelajar berhasil dievakuasi lebih dahulu dalam keadaan selamat. Sementara itu, Serda Rangga dan Briptu Nanda sempat terbawa arus sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga dan dibawa ke Puskesmas Danar untuk mendapatkan pertolongan pertama,” imbuhnya.

Sayangnya, dalam perjalanan menuju Puskesmas Danar Serda Rangga dinyatakan meninggal dunia. Demikian pula Briptu Nanda yang sempat dirujuk ke RSUD Karel Sadsuitubun, dia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Menurut Nyoman, tindakan Serda Rangga dan Briptu Nanda mencerminkan nilai-nilai pengabdian, keberanian, dan kepedulian terhadap sesama.

”TNI Angkatan Udara menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Serda Rangga dalam aksi kemanusiaan tersebut. Pengorbanannya menjadi teladan tentang arti pengabdian, keberanian, dan kepedulian kepada sesama. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Sebelumnya, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko juga telah menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Briptu Nanda dan Serda Rangga. Menurut dia, anggota polisi dan prajurit TNI tersebut sudah menunjukkan pengabdian tertinggi.

”Polri berduka atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang mengalami musibah. Tindakan almarhum merupakan cerminan nyata nilai-nilai kemanusiaan, keberanian, dan pengabdian yang menjadi jati diri setiap insan Bhayangkara,” ungkap Trunoyudo.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore