
Kapen Koops TNI Habema Letkol Infanteri Wirya Arthadiguna menyampaikan keterangan terkait dengan insiden ledakan di Intan Jaya pada Jumat (19/6). (Koops TNI Habema)
JawaPos.com - Ledakan di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah pada Jumat (19/6) menyebabkan 3 warga menjadi korban. Atas insiden tersebut, Koops TNI Habema menghormati proses investigasi. Mereka memastikan, tidak ada operasi TNI di kampung tersebut saat ledakan terjadi.
Keterangan itu disampaikan oleh Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri Wirya Arthadiguna menyikapi informasi yang berkembangan di masyarakat. Dia tegas menyatakan bahwa pihaknya hanya menyampaikan keterangan berdasar pada data dan fakta di lapangan.
Berdasar catatan kegiatan operasi TNI di Papua Tengah, tidak ada patroli TNI yang bergerak menuju maupun melaksanakan aktivitas di Kampung Danggoa dan sekitarnya saat ledakan terjadi. Bahkan para prajurit TNI tidak pernah menggunakan bahan peledak atau granat saat bertugas di daerah itu.
”Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga. Berdasarkan data kegiatan satuan yang kami miliki, tidak ada patroli TNI yang berada di Kampung Danggoa saat kejadian berlangsung,” kata dia dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media pada Sabtu (20/6).
Menurut Wirya, pihaknya buka suara untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus menghindari munculnya kesimpangsiuran informasi yang dapat menimbulkan keresahan. Saat ini, pihaknya menghormati proses investigasi atas ledakan itu.
”Namun demikian, kami menghormati proses investigasi yang sedang berjalan agar penyebab kejadian dapat diketahui secara jelas dan objektif,” kata dia.
Koops TNI Habema menegaskan bahwa hingga saat ini penyebab pasti ledakan masih harus didalami lewat penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Karena itu, semua pihak diharapkan memberikan ruang terhadap proses investigasi agar berlangsung secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta lapangan.
Wirya tegas menyatakan bahwa Koops TNI Habema mendukung penuh upaya penanganan terhadap para korban serta siap membantu langkah-langkah kemanusiaan yang diperlukan bersama pemerintah daerah (pemda) dan instansi terkait.
Sejalan dengan komitmen menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Papua, lanjut dia, Koops TNI Habema mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang, mengedepankan informasi yang terverifikasi, serta bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif demi kepentingan masyarakat.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
