
Joki jatuh dari atas kuda dan digotong dalam perayaan Tiyu di Desa Jantuk, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Instagram: warungjurnalis)
JawaPos.com - Tradisi Tiyu yang digelar di Desa Jantuk, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), seharusnya merupakan sebuah perayaan yang menggembirakan bagi masyarakat setempat.
Namun, tradisi Tiyu kali ini justru berujung tragedi setelah salah satu joki terjatuh dari atas kuda yang sedang berlari kencang. Insiden tersebut membuat kuda yang ditungganginya juga ikut terjatuh di tengah lintasan.
Sejumlah kuda lain yang berlari kencang di belakang tidak sempat menghindar dan menginjak kuda yang terjatuh. Akibatnya, beberapa kuda saling bertabrakan dan membuat sejumlah joki lain juga ikut terjatuh dari tunggangannya.
Joki yang terjatuh dari atas kuda sempat ditarik sejumlah warga agar tidak terinjak oleh kuda-kuda lain yang masih berlari dengan kecepatan tinggi dari belakang.
Detik-detik saat joki terjatuh hingga akhirnya diseret oleh beberapa orang untuk menyelamatkannya dari bahaya terinjak kuda terekam dengan jelas dalam video yang diunggah akun Instagram warungjurnalis.
"Detik detik joki jatuh pingsan dan ditarik oleh penonton saat lomba balap kuda di desa Jantuk Lotim. Kuda-kudanya juga kasihan kesakitan," tulis akun tersebut.
Video tersebut langsung menyita perhatian publik di media sosial. Namun, alih-alih menunjukkan simpati kepada si joki yang terjatuh, banyak netizen justru melayangkan kritikan keras dan komentar negatif.
Pasalnya, kegiatan tersebut dinilai berisiko tinggi karena dilakukan di jalan raya beraspal yang dianggap membahayakan keselamatan joki maupun kuda.
"Secara umum, balap kuda profesional di seluruh dunia menggunakan lintasan: pasir sintetis (synthetic). Mengapa tidak di aspal? Pacuan kuda di atas aspal sangat berbahaya karena berisiko tinggi menyebabkan cedera serius pada kaki kuda (tulang dan tendon) serta kuda mudah tergelincir, yang mengancam nyawa joki dan kuda itu sendiri," komentar salah satu netizen.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
