Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat meninjau pengoperasian ETLE drone. (Istimewa)
JawaPos.com - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho kembali memeriksa kesiapan infrastruktur jalan menjelang arus mudik dan balik beberapa pekan ke depan. Hari ini (24/2), Agus turun ke wilayah Jawa Barat (Jabar) untuk memeriksa beberapa ruas jalan tol.
Diantaranya Ruas Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) di Kilometer 01-Kilometer 188. Kemudian Tol Cisumdawu di Sumedang. Tujuannya untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan serta titik-titik pengamanan yang akan digunakan saat periode arus mudik dan balik terjadi.
”Hari ini kami melakukan survei dari Kilometer 01 sampai Kilometer 188 Cipali, termasuk melewati Tol Cisumdawu untuk memastikan kondisi jalan serta kesiapan titik pengamanan,” kata Agus kepada awak media.
Selain dua ruas tol itu, Agus turut memeriksa kesiapan ruas Tol Cileunyi. Di lokasi tersebut, dia mendapat penjelasan dari jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar, Polresta Bandung, Polres Garut, dan Polres Tasikmalaya mengenai strategi pengamanan arus mudik tahun ini.
Agus menyatakan bahwa salah satu fokusnya adalah kesiapan check point kendaraan pemudik yang akan ditempatkan di Rest Area Kilometer 81. Pemeriksaan kendaraan akan dilakukan secara kolaboratif melibatkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian PUPR, Polri, hingga unsur kesehatan.
”Check point ini kolaborasi lintas sektor. Kendaraan yang mengangkut pemudik, khususnya bus, akan kita periksa secara menyeluruh sebagai langkah preventif keselamatan,” jelas dia.
Jenderal bintang dua Polri tersebut menyampaikan bahwa kesiapan Operasi Ketupat 2026 disusun melalui lima klaster pengamanan. Mulai pengelolaan jalan tol, pengamanan jalan arteri dan nasional, pengamanan penyeberangan serta simpul transportasi, pengamanan tempat ibadah, dan pengamanan jalur menuju destinasi wisata.
Agus menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu di berbagai titik strategis yang telah dipetakan oleh jajaran kewilayahan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik.
Khusus terkait dengan perbaikan infrastruktur yang masih berlangsung, Agus menyebut, semua ditargetkan rampung paling lambat H-7 lebaran, baik di ruas tol maupun jalan arteri. Target itu juga sudah dikoordinasikan dengan kementerian dan pengelola jalan tol,
”Kami memastikan jalan tol maupun arteri dalam kondisi siap dilalui pemudik. Ini komitmen bersama agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
