
Tangkapan layar video viral aksi arogan kru bus Kopi Langit 81 Trans pukul pengemudi mobil di Jalan Solo-Jogja. (Istimewa)
JawaPos.com–Aksi koboi jalanan kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, sebuah video yang diunggah akun Instagram @jabodetabek24info memperlihatkan detik-detik dugaan pemukulan oknum kru bus pariwisata asal Pasuruan, Kopi Langit 81 Trans, terhadap seorang pengemudi mobil pribadi.
Insiden memilukan ini terjadi di ruas Jalan Solo-Jogjakarta arah Jakarta sekitar pukul 13.30 WIB. Tak hanya mengalami luka fisik, korban juga harus menanggung trauma psikologis karena kejadian tersebut berlangsung di depan anak dan istri.
Dalam unggahannya, pemilik akun menceritakan, peristiwa bermula saat korban melaju di jalur kanan dengan kecepatan sekitar 40-50 km/jam. Berniat menghindari kendaraan lambat di depannya, korban mengaku telah memberikan tanda lampu sein untuk berpindah jalur.
Namun, alih-alih memberi jalan, bus yang berada di jalur kiri justru membunyikan klakson secara agresif. Situasi kian mencekam saat bus tersebut terus memepet kendaraan korban, hingga memaksa korban melakukan pengereman mendadak demi menghindari kecelakaan.
Ketegangan memuncak saat kedua kendaraan berhenti di lampu merah berikutnya. Cekcok mulut antara korban dengan tiga kru bus tidak dapat dihindarkan.
Situasi memanas ketika salah satu kru diduga melempar benda ke arah mobil korban. Puncaknya, terjadi dugaan aksi pemukulan yang mengakibatkan bibir korban mengalami luka sobek cukup serius.
Akibat penganiayaan tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Korban harus menjalani tiga jahitan di rumah sakit.
Korban kemudian mendapatkan perawatan medis dan harus menjalani tiga jahitan di rumah sakit. Dia juga telah melakukan pemeriksaan serta visum sebagai bukti resmi atas kejadian tersebut.
Sebagai langkah hukum, korban telah melakukan pemeriksaan medis serta visum untuk memperkuat laporan atas tindakan kekerasan yang dialaminya. Hal yang paling disayangkan adalah insiden ini terjadi tepat di depan mata istri dan anak korban yang masih kecil.
Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Bus Pariwisata Asal Grobogan Terguling di GT Waru, 10 Penumpang TerlukaSuara teriakan dan ketegangan di jalan raya tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga korban. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk tetap mengontrol emosi.
Jalan raya adalah ruang publik yang menuntut profesionalisme dan kesabaran demi keselamatan bersama. Netizen pun mendesak agar pelaku pemukulan segera ditindak. Hal ini guna mencegah kejadian serupa terulang.
”Proses secara hukum, JANGAN mau damai, nanti kebiasaan,” tulis @hartonosyxxxxx.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
