
Kemenhut bersama petugas gabunhan terus melakukan pembersihan tumpukan material kayu dan limbah di Aceh Tamiang. (Istimewa)
JawaPos.com - Upaya pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara terus dikebut. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus melakukan pembersihan tumpukan material kayu dan limbah yang menutup akses warga serta fasilitas umum.
Pembersihan dilakukan dengan melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah guna mempercepat pembersihan.
Fokus utama pembersihan saat ini tertuju pada Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang. Dengan mengerahkan 34 unit alat berat, tim gabungan bekerja tanpa henti untuk menyingkirkan material sisa bencana.
Hingga Senin (29/12), progres pekerjaan di lokasi ini telah mencapai 94 persen. Pembersihan mencakup area krusial seperti ruang kelas, fasilitas guru, tempat wudu masjid, hingga pemukiman warga di sekitar pesantren.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Subhan mengungkapkan, timnya bekerja lembur demi mengejar target.
"Pembersihan kami arahkan agar aktivitas pendidikan dan ibadah dapat segera kembali berjalan. Pekerjaan lembur malam terus dilakukan untuk mempercepat penyelesaian," ujar Subhan dalam keterangannya, Selasa (30/12).
Akses Pendidikan di Aceh Utara Mulai Pulih
Beralih ke Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, pembersihan difokuskan pada pembukaan akses jalan desa dan fasilitas pendidikan. Enam unit ekskavator dikerahkan untuk memastikan mobilitas warga di Desa Geudumbak kembali lancar.
Pembersihan di SMPN 3 Langkahan ini telah rampung. Begitu juga dengan sembilan ruang belajar di SD Negeri 7 Langkahan yang kini sudah bersih dari material limbah.
Kolaborasi Lintas Sektor di Sumatera Utara
Tak hanya di Aceh, aksi bersih-bersih juga berlangsung intens di Sumatera Utara, tepatnya di Desa Aek Ngadol, Garoga, dan Huta Godang. Tim gabungan fokus pada penanganan lumpur dan pemilahan kayu yang menumpuk di sekitar Sungai Garoga.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara Novita Kusuma Wardani memastikan seluruh proses pemulihan berjalan di bawah komando satuan tugas daerah.
"Kami mendukung penuh upaya pemulihan yang dipimpin pemerintah daerah dan TNI, dengan memastikan pembersihan berjalan tertib, aman, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat," elas Novita.
Kemenhut menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan operasi ini hingga tuntas, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca di lapangan guna menjamin keamanan personel dan masyarakat.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
