
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono mengungkapkan besaran UMP 2026 akan diumumkan mendekati tenggat 24 Desember 2025. (Istimewa)
JawaPos.com - Hingga hari ini, Selasa (23/12), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) belum juga mengumumkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, padahal keputusan ini dinanti oleh para buruh.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur, Adhy Karyono mengatakan bahwa besaran UMP 2026 kemungkinan akan diumumkan mendekati tenggat waktu, yakni Rabu, 24 Desember 2025.
"Batasnya 24 Desember, ya. Jadi mulai hari ini kita bertemu dengan kedua belah pihak (Serikat Buruh dan APINDO) dan kita menunggu dari (hasil) rapat-rapat dewan pengupahan," tutur Adhy di Surabaya, Selasa (23/12).
Pertemuan tersebut dijadwalkan dalam waktu dekat sebelum rumusan final UMK ditetapkan. Namun sebelum rapat bersama organisasi buruh dan pengusaha, Pemprov Jatim akan menggelar rapat internal lebih dulu.
Adhy menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan segera mengambil keputusan terkait besaran UMP 2026, sebagaimana PP Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, yang telah diteken Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam regulasi tersebut, Presiden Prabowo menetapkan formula kenaikan upah adalah Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alfa) dengan rentang Alfa 0,5 - 0,9. Formula ini menjadi acuan Pemkab dalam menetapkan besaran UMP.
"Kami sudah menerima (informasi) mengenai rumusnya ya untuk UMP, yaitu menggunakan alfa 0,5 sampai 0,9, dengan menghitung inflasi dan pertumbuhan ekonomi," lanjut Adhy yang pernah menjadi Pj Gubernur Jatim.
Menurut Adhy, jika dihitung berdasarkan kondisi ekonomi Jawa Timur saat ini, besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi 2026 diperkirakan berada pada kisaran 5,2 hingga 7 persen, dari UMP sebelumnya, yakni Rp 2.305.985.
“Inflasi kita sebenarnya di bawah 2,5 persen. Kalau diprosentasekan dengan pertumbuhan ekonomi, hitungannya sekitar 5,2 sampai 7 persen. Ini formula UMP yang nanti harus diterjemahkan lagi ke UMK,” tegasnya.
Sekdaprov Adhy berharap penetapan UMP tahun ini mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja, mengurangi disparitas antar daerah, sekaligus menjaga iklim usaha tetap kondusif dan menekan kesenjangan upah antarwilayah.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
