Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Desember 2025 | 02.38 WIB

Tiba di Padang, Dedi Mulyadi Dicurhati Warga yang Makam Keluarganya Dilibas Banjir meski di Atas Bukit

Gubernur Jawa BArat dedi Mulyadi mengetes kemampuan perkalian dasar siswa kelas 2 SMP di Subang, Jawa Barat. (Instagram @dedimulyadi71) - Image

Gubernur Jawa BArat dedi Mulyadi mengetes kemampuan perkalian dasar siswa kelas 2 SMP di Subang, Jawa Barat. (Instagram @dedimulyadi71)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menampung keluhan warga setibanya di lokasi bencana Sumatera, yaitu di Padang, Kamis (4/12). Ia tiba di Padang untuk menyalurkan donasi untuk warga terdampak bencana.

Namun, dalam video yang diunggahnya di media sosial, ia menanyakan masalah warga setempat akibat banjir bandang yang menyapu wilayah tersebut sejak akhir November 2025 lalu.

"Ini masalahnya apa?" tanya Dedi dari dalam mobil kepada seorang pria yang mengampirinya di depan kaca mobil.

"Kuburan makam orang tua saya, nenek saya, di pesisir telah hilang. Padahal di atas bukit," tutur pria bernama Efendi itu.

Lantas, Dedi bertanya apa yang harus dilakukannya.

"Tolong bantu orang yang ada di sana," ucap Efendi.

Dedi kemudian mengiyakan dan meminta Efendi untuk mengunjungi hotelnya nanti malam untuk berbincang lebih lanjut.

Selain itu, Dedi kemudian bertanya umur dan status pernikahan Efendi yang dijawabnya ternyata sama dengan Dedi.

"Kamu duda? Cari lagi! Mantan udah dua kali kawin? Kamu satu kali pun belum? Jangan mau kalah. Jangan takut jatuh sampai jadi pemenang!" tuturnya.

Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat menyiapkan bantuan skala besar untuk korban banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera. 

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut dukungan itu terkonsolidasi hanya dalam hitungan menit setelah ia mengumpulkan perwakilan pengusaha, lembaga filantropi, dan jajaran pemerintahannya.

Pertemuan berlangsung pada Selasa siang, 2 Desember 2025. Di ruangan itu hadir pengurus Kadin, Apindo, Himpunan Kawasan Industri, Baznas, Bank BJB, serta pihak Susi Air. 

Dalam rapat singkat tersebut, Dedi mengatakan komitmen bantuan langsung terkumpul Rp7 miliar. “Tak sampai lima menit, angka itu sudah disepakati,” ujar Dedi dalam unggahan di akun Instagram-nya.

Bantuan darurat itu, menurut Dedi, tidak diberikan dalam bentuk uang. Pemprov Jabar akan mengonversinya menjadi barang kebutuhan yang mendesak bagi para penyintas. Dua pesawat Susi Air dipesan khusus untuk membawa logistik ke sejumlah titik yang masih terisolasi.

Padang, Sumatera Barat, akan dijadikan pusat distribusi. Dari sana, barang dipecah menuju lokasi terdampak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh. Dedi menyelipkan gurauan bahwa ia akan mencari rumah makan Padang “yang benar-benar dari asalnya” saat berada di kota itu.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore