
Aliran air Danau Singkarak di Sungai Ombilin. (TikTok @nelda825)
JawaPos.com - Aliran air dari Danau Singkarak menuju Sungai Ombilin viral di media sosial karena tampil jernih dan berwarna biru kehijauan.
Kondisi itu memunculkan banyak spekulasi, mulai dari tuduhan video rekayasa hingga dugaan anomali akibat bencana. Namun, penjelasan warga dan pemerintah nagari menunjukkan bahwa fenomena tersebut memiliki penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Di tengah sorotan publik karena banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera, warganet sempat mempertanyakan bagaimana aliran air bisa begitu bening. Padahal, beberapa titik di sekitar danau justru dipenuhi tumpukan kayu gelondongan akibat bencana.
Berikut rangkaian fakta yang berhasil dihimpun terkait kejernihan aliran Danau Singkarak dan dampaknya bagi masyarakat sekitar Sungai Ombilin.
Cuplikan video memperlihatkan aliran air dari Danau Singkarak tampak biru dan sangat jernih, sehingga sempat dibandingkan dengan Sungai Aare di Swiss. Sebagian warganet awalnya menuduh video tersebut hasil rekayasa AI karena kondisi banjir di Sumatera biasanya membuat air keruh.
Namun unggahan dari warga lokal memastikan bahwa kejernihan tersebut merupakan kondisi nyata, diperkuat oleh berbagai video dari sudut pengambilan yang berbeda.
Fenomena air jernih itu bukan terjadi di titik Danau Singkarak yang penuh kayu gelondongan. Rekaman dibuat di Sungai Ombilin, aliran keluar Danau Singkarak yang memang menahan debit air.
Ketika pintu air dibuka untuk mengurangi ketinggian danau, alirannya tampak deras sehingga memunculkan pantulan warna biru yang terekam dalam video.
“Karena Danau Singkarak melebihi debit, maka terjadilah pelepasan air di Ombilin,” kata akun TikTok @nelda825.
Wali Nagari Antar Waktu Batu Taba, Destriyanto, mengatakan bahwa aliran dari Danau Singkarak ke Sungai Ombilin sudah lazim berwarna jernih.
Menurutnya, angin kencang bisa membuat ombak di permukaan danau mengangkat sedimen dari dasar, sehingga air justru terlihat semakin bening.
Destriyanto juga membenarkan dugaan warga bahwa erupsi Gunung Marapi beberapa waktu lalu bisa memberi efek pada kualitas air Danau Singkarak.
Menurut cerita turun-temurun, sebagian material erupsi dapat mengalir ke danau, membuat air tampak lebih jernih setelah kejadian gunung meletus.
Debit air yang besar di Sungai Ombilin membuat ikan Bilih—spesies endemik Danau Singkarak—muncul ke permukaan.
Menurut Destriyanto, ikan menjadi “pusing” dan terdorong ke tepi sehingga warga mudah menangkapnya. Kondisi ini dimanfaatkan masyarakat sebagai momentum panen ikan secara spontan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
