
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan langkah penanganan banjir dan longsor di Sumut. (BNPB)
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah strategis untuk membantu penanganan banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Hari ini (27/11), BNPB mengerahkan satu helikopter dan pesawat untuk membantu evakuasi, distribusi logistik, serta melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Sesuai dengan laporan yang diterima oleh BNPB, total ada 4 daerah yang terdampak paling parah. Yakni Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Banjir dan longsor di 4 daerah itu terjadi akibat cuaca esktrem beberapa hari belakangan. Akibatnya banyak warga menjadi korban, termasuk korban meninggal dunia.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa instansinya sudah mengerahkan tim yang dipimpin oleh deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB untuk melakukan koordinasi dan menyusun langkah-langkah penanganan darurat bersama BPBD, TNI-Polri, dan pemerintah daerah setempat.
”BNPB telah mengerahkan tim dipimpin Deputi 4 melalui Bandara Silangit Tapanuli Utara. Tentu membawa barang kebutuhan dasar masyarakat terdampak sekaligus memberikan solusi yang akan dilakukan langkah pertama juga sudah berkoordinasi dengan unsur BPBD, TNI-Polri, dan pemerintah daerah bersama unsur-unsur lainnya,” ungkap Suharyanto.
Salah satu fokus BNPB saat ini adalah membuka akses yang terputus akibat tanah longsor di sejumlah titik. Khususnya jalur yang menghubungkan Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Diakui oleh Suharyanto ada banyak akses jalan yang terputus.
”Tentunya pertama adalah membuka akses, karena banyak titik-titik di jalan antara Sibolga ke Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan terputus, termasuk ke Tarutung. Itu yang akan dibuka dalam waktu satu hingga dua hari ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Suharyanto menyampaikan bahwa BNPB mengerahkan 1 unit helikopter dan 1 unit pesawat caravan. Helikopter dikirim untuk kebutuhan evakuasi dan sebagainya. Sementara pesawat caravan digerakkan untuk melaksanakan OMC.
”Saya akan menggeser satu pesawat helikopter airbus yang cukup besar untuk membantu evakuasi menjaga transportasi dan mengirimkan satu pesawat fixed-wings jenis caravan untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” kata dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022