Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 November 2025 | 23.09 WIB

Kereta Cepat Ada Saingan, KA Kilat Pajajaran Siap Beroperasi, KDM: Pangkas Perjalanan Jakarta-Bandung Jadi 1–1,5 Jam

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Apresiasi Budaya Jawa Barat " Abdi Nagri Nganjang ka Warga" di Lapangan Pandapa Paramarta, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025). (Tim Media KDM) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Apresiasi Budaya Jawa Barat " Abdi Nagri Nganjang ka Warga" di Lapangan Pandapa Paramarta, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025). (Tim Media KDM)

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan Kereta Api Kilat Pajajaran siap beroperasi dan menjadi moda baru Kereta Api Jakarta-Bandung. Kereta ini akan memangkas waktu tempuh Jakarta–Bandung menjadi hanya 1 hingga 1,5 jam.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai menandatangani MoU pengembangan perkeretaapian dengan PT KAI, Selasa (25/11) kemarin.

“Ada Kereta Kilat Pajajaran yang akan memangkas waktu tempuh relatif sangat cepat, Gambir–Bandung menjadi sekitar satu setengah jam,” kata Dedi seperti dikutip dari laman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, dikutip Rabu (26/11).

Ia menerangkan, KA Kilat Pajajaran menjadi bagian dari paket kerja sama yang diteken bersama Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin.

Pemprov Jabar juga menyiapkan layanan cepat serupa untuk rute Garut–Tasikmalaya–Banjar dengan estimasi waktu perjalanan sekitar dua jam.

Penandatanganan dilakukan di atas Kereta Inspeksi dalam perjalanan Purwakarta–Gambir. Acara tersebut disaksikan Wakil Menteri Perhubungan RI Suntana, para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, serta jajaran pejabat dari Pemprov Jabar dan PT KAI.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau kerap disapa Kang Dedy Mulyadi (KDM) secara resmi telah sepakat untuk melakukan reaktivasi beberapa jalur kereta di wilayah Jawa Barat.

Menhub Dudy menyampaikan beberapa jalur yang akan direaktivasi salah satunya adalah jalur Padalarang-Cicalengka. Tak hanya direaktivasi, jalur ini juga akan dielektrifikasi sehingga pengoperasiannya lebih ramah lingkungan.

Selain itu, jalur lain yang juga akan direaktivasi adalah Cianjur-Sukabumi-Bogor. Menhub berharap proyek reaktivasi ini dapat rampung paling lambat awal tahun 2027.

"Kita ingin mempercepat pengembangan sistem perkeretaapian yang efisien, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Harapannya, semoga kesepakatan ini dapat memperkuat konektivitas dan meningkatkan layanan transportasi bagi masyarakat serta meningkatkan perekonomian di wilayah Jawa Barat,” ujar Menhub Dudy di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, dikutip Minggu (12/10).

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore