
Foto udara di lokasi longsor Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jateng yang dibagikan oleh BNPB. Tampak longsor menimbun permukiman warga. (PBD Kabupaten Cilacap)
JawaPos.com - Longsor yang terjadi di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis malam (13/11) menyebabkan puluhan warga hilang. Data terakhir yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) siang tadi mencatat 3 korban meninggal dunia dan 20 korban masih dalam pencarian.
Berdasar foto udara yang dilakukan oleh BNPB, tampak dampak longsor di di Desa Cibeunying, Dusun Cibuyut dan Dusun Tarukahan sangat luar biasa. Pemukiman warga yang berada di punggung bukit habis disapu dan tertimbun longsor. BNPB telah mendapat laporan awal kerusakan rumah warga pasca longsor terjadi kemarin malam.
”Kerugian material meliputi 12 rumah rusak berat karena tertimbun material longsor dan 16 rumah yang berada di Dusun Cibuyut dan Dusun Tarukahan di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, terancam longsoran,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kepada awak media pada Jumat (14/11).
Dari foto tersebut juga tampak timbunan longsor memang cukup tebal. BNPB telah menerima laporan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut. Sebelum longsor sempat terdengar gemuruh. Namun demikian, warga tidak sempat menyelamatkan diri. Akibatnya banyak korban tertimbun longsor.
Operasi pencarian masih dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto sudah mendapat arahan dan perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk turun langsung ke lokasi terdampak longsor. Presiden ingin memastikan bahwa Pemerintah Pusat memberikan dukungan penuh kepada para korban.
”Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, kami langsung berangkat ke sana,” terang Suharyanto.
Jenderal bintang tiga TNI AD itu mengakui bahwa lokasi longsor berada di area perbukitan. Selain itu, tanah di lokasi longsor juga termasuk labil. Untuk mempercepat proses pencarian korban, BNPB telah mengirim alat-alat berat. Secara keseluruhan, jumlah personel yang terlibat dalam operasi tersebut sebanyak 200 orang.
”Kami datangkan alat berat, pompa alkon, dan warga di sekitar situ juga kami pastikan kebutuhan dasarnya tercukupi,” tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
