
Kondisi mobil hancur seusai mengalami kecelakaan dengan kereta 161 Bangunkarta di perlintasan antara Stasiun Brambanan dan Maguwo, Prambanan, Sleman, kemarin (4/11). (Guntur Aga/Radar Jogja)
JawaPos.com – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Prambanan, Sleman, Selasa (4/11) sekitar pukul 10.43 WIB. Kereta api Bangunkarta yang melaju dari arah timur ke barat menabrak satu mobil dan dua sepeda motor di perlintasan dekat Kantor Polsek Prambanan. Akibat kejadian itu, tiga orang tewas dan enam lainnya luka-luka, termasuk seorang balita.
Menurut keterangan warga sekitar bernama Yesi, palang pintu kereta diduga tidak menutup saat kereta melintas. Ia juga tidak mendengar bunyi sirine tanda peringatan.
"Kereta melaju kencang, saya tidak dengar suara sirine. Waktu itu kendaraan masih lalu-lalang," ujarnya di lokasi kejadian, seperti dikutip dari Radar Jogja (Jawa Pos Grup), Selasa (4/11).
Akibatnya, ia mengaku melihat pengendara sepeda motor dan mobil tampak tidak sadar akan datangnya kereta sebelum tabrakan terjadi. Yesi menuturkan, KA Bangunkarta sempat membunyikan klakson terus-menerus sebelum menghantam kendaraan di lintasan.
"Dari arah timur sudah klakson panjang, tapi palang pintu tetap terbuka," katanya.
Senada, dalam video amatir yang beredar di media sosial, terlihat dua palang pintu yang tidak tertutup dan beberapa kendaraan yang masih menyeberang.
Setelah kecelakaan, Yesi melihat seorang petugas jaga palang pintu tampak panik dan memukul meja di posnya. "Mungkin kaget dan bingung harus bagaimana," ucapnya.
Ia hanya sempat melihat satu mobil dan dua motor tertabrak sebelum meninggalkan lokasi karena syok. Warga lain yang enggan disebut namanya juga mengungkap, ada satu mobil Toyota Calya berwarna oranye dan dua motor matic, salah satunya Honda Scoopy merah, yang tertabrak kereta.
"Di mobil itu ada satu perempuan dan dua bayi, kelihatannya satu masih balita," ujarnya.
Ia mengatakan suara benturan sangat keras terdengar hingga ke permukiman warga, sementara palang pintu di sisi selatan disebut patah setelah tertabrak truk yang berusaha menghindar.
Sekitar pukul 12.30 WIB, polisi bersama petugas PT KAI sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengatur lalu lintas.
Sisa puing kendaraan dan stroller bayi yang rusak tampak berserakan di sekitar rel dan segera diberi garis polisi. Warga sekitar pun memadati lokasi untuk melihat sisa-sisa kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
