Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 November 2025 | 03.10 WIB

Detik-detik Saksi Mata Ungkap Kronologi Tabrakan Maut KA Bangunkarta yang Tewaskan 3 Orang, 6 Luka Termasuk Balita

Kondisi mobil hancur seusai mengalami kecelakaan dengan kereta 161 Bangunkarta di perlintasan antara Stasiun Brambanan dan Maguwo, Prambanan, Sleman, kemarin (4/11). (Guntur Aga/Radar Jogja) - Image

Kondisi mobil hancur seusai mengalami kecelakaan dengan kereta 161 Bangunkarta di perlintasan antara Stasiun Brambanan dan Maguwo, Prambanan, Sleman, kemarin (4/11). (Guntur Aga/Radar Jogja)

JawaPos.com – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Prambanan, Sleman, Selasa (4/11) sekitar pukul 10.43 WIB. Kereta api Bangunkarta yang melaju dari arah timur ke barat menabrak satu mobil dan dua sepeda motor di perlintasan dekat Kantor Polsek Prambanan. Akibat kejadian itu, tiga orang tewas dan enam lainnya luka-luka, termasuk seorang balita.

Menurut keterangan warga sekitar bernama Yesi, palang pintu kereta diduga tidak menutup saat kereta melintas. Ia juga tidak mendengar bunyi sirine tanda peringatan.

"Kereta melaju kencang, saya tidak dengar suara sirine. Waktu itu kendaraan masih lalu-lalang," ujarnya di lokasi kejadian, seperti dikutip dari Radar Jogja (Jawa Pos Grup), Selasa (4/11).

Akibatnya, ia mengaku melihat pengendara sepeda motor dan mobil tampak tidak sadar akan datangnya kereta sebelum tabrakan terjadi. Yesi menuturkan, KA Bangunkarta sempat membunyikan klakson terus-menerus sebelum menghantam kendaraan di lintasan.

"Dari arah timur sudah klakson panjang, tapi palang pintu tetap terbuka," katanya.

Senada, dalam video amatir yang beredar di media sosial, terlihat dua palang pintu yang tidak tertutup dan beberapa kendaraan yang masih menyeberang.

Setelah kecelakaan, Yesi melihat seorang petugas jaga palang pintu tampak panik dan memukul meja di posnya. "Mungkin kaget dan bingung harus bagaimana," ucapnya.

Ia hanya sempat melihat satu mobil dan dua motor tertabrak sebelum meninggalkan lokasi karena syok. Warga lain yang enggan disebut namanya juga mengungkap, ada satu mobil Toyota Calya berwarna oranye dan dua motor matic, salah satunya Honda Scoopy merah, yang tertabrak kereta.

"Di mobil itu ada satu perempuan dan dua bayi, kelihatannya satu masih balita," ujarnya.

Ia mengatakan suara benturan sangat keras terdengar hingga ke permukiman warga, sementara palang pintu di sisi selatan disebut patah setelah tertabrak truk yang berusaha menghindar.

Sekitar pukul 12.30 WIB, polisi bersama petugas PT KAI sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengatur lalu lintas.

Sisa puing kendaraan dan stroller bayi yang rusak tampak berserakan di sekitar rel dan segera diberi garis polisi. Warga sekitar pun memadati lokasi untuk melihat sisa-sisa kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore