
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa memilukan yang menimpa seorang ibu hamil di pedalaman Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sebab, perempuan bernama Nina, 21, itu terpaksa ditandu sejauh tujuh kilometer oleh warga saat hendak melahirkan. Karena jalan desa rusak parah dan tak bisa dilalui kendaraan.
“Tentunya kami merasa prihatin dan menyesalkan peristiwa ini. Semoga ke depan tidak ada lagi kejadian seperti yang dialami warga di Maros tersebut,” kata Iwan Aras kepada wartawan, Senin (20/10).
Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah video perjuangan warga menandu Nina dari Dusun Cindakko, Desa Bontosomba, Kecamatan Tompobulu, menuju Puskesmas Tompobulu, menyebar luas.
Setelah menempuh perjalanan penuh perjuangan, Nina akhirnya melahirkan bayi laki-laki dalam kondisi sehat. Namun dua hari kemudian, ia bersama bayinya harus berjalan kaki melewati jalur rusak yang sama untuk kembali ke rumah.
Kisah pilu Nina memantik gelombang simpati sekaligus kritik terhadap kondisi infrastruktur di pedalaman Maros.
Iwan menegaskan, infrastruktur merupakan hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi oleh negara. Ia meminta pemerintah daerah lebih proaktif dalam mengatasi persoalan infrastruktur di wilayahnya.
“Bila Pemda kekurangan ruang fiskal, bisa meminta bantuan ke pusat. Apalagi Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Inpres Jalan Daerah (IJD), sehingga daerah yang membutuhkan dapat memanfaatkannya,” ujar Iwan.
Menurutnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), mitra kerja Komisi V DPR siap memberikan dukungan dan bantuan perbaikan jalan daerah.
“Jalan daerah yang mendukung kawasan produksi pangan, distribusi energi, maupun penghubung wilayah terisolasi menjadi prioritas utama,” jelas Iwan.
Legislator asal Dapil Sulawesi Selatan II itu juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi agar pembangunan infrastruktur lebih efektif.
“Pemkab dan Pemprov harus bersinergi agar bisa memperoleh dukungan dari pusat. Dari Komisi V, kami siap membantu mendorong Kementerian PU untuk memfasilitasi kebutuhan pembangunan jalan di Maros maupun daerah lain yang membutuhkan,” tegasnya.
Iwan memahami keterbatasan fiskal di daerah sering kali membuat pemerintah harus menentukan prioritas di antara berbagai kebutuhan masyarakat.
“Maka yang dibutuhkan adalah sikap proaktif dari Pemda. Jika kebutuhan infrastruktur belum bisa dipenuhi melalui APBD, pusat pasti membantu. Tapi pusat tidak akan tahu kalau Pemda-nya tidak berinisiatif atau tidak memberi informasi,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022