Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 23.10 WIB

Dari Vokasi ke Global, AKTI di Bawah Naungan TMMIN Lahirkan 429 Lulusan Unggul, Siap Bersaing di Industri Otomotif

Wakil Presiden Direktur PT TMMIN Bob Azam memberikan selamat kepada wisudawan AKTI pada wisuda 70 mahasiswa AKTI angkatan ke-9, di TMMIN Plant 3 Karawang, Jawa Barat, Kamis (18/9). (Istimewa) - Image

Wakil Presiden Direktur PT TMMIN Bob Azam memberikan selamat kepada wisudawan AKTI pada wisuda 70 mahasiswa AKTI angkatan ke-9, di TMMIN Plant 3 Karawang, Jawa Barat, Kamis (18/9). (Istimewa)

JawaPos.com – Selama lebih dari setengah abad, Toyota Indonesia hadir dan berkembang bersama masyarakat, menjadi bagian penting dalam solusi mobilitas dan transportasi nasional. Perjalanan lima dekade ini dimulai dari aktivitas impor CBU, kemudian berlanjut dengan produksi lokal komponen dan mesin melalui tenaga kerja dalam negeri. Dari situ, Toyota menjelma menjadi salah satu basis produksi dan ekspor global, mengembangkan pemasok lokal dari hulu hingga hilir, hingga memperkuat riset dan pengembangan (R&D). Semua capaian itu tidak lepas dari penguatan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Saat ini, Toyota Indonesia menaungi lebih dari 360 ribu tenaga kerja di seluruh rantai industri otomotif. Pengembangan SDM menjadi aset vital yang menopang daya saing sekaligus ketahanan industri nasional. Salah satu bukti konkret adalah hadirnya Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) yang berdiri di bawah PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Akademi vokasi ini mencetak lulusan berdaya saing global, berkarakter kuat, dan berbasis ilmu pengetahuan serta teknologi. Kehadirannya juga mendukung Perpres Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi, yang menekankan link and match pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja.

Kelulusan Angkatan ke-9

Menjawab tantangan revitalisasi vokasi di era elektrifikasi, AKTI pada Kamis (18/9/2025) resmi meluluskan angkatan ke-9 sebanyak 70 lulusan. Mereka terdiri dari 54 mahasiswa program D2 jurusan Tata Operasi Perakitan Roda Empat (TOPKR) dan 16 mahasiswa D1 Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO).

Dengan tema “Innovate Today, Own Tomorrow through Good Skill and Good Character Student”, para lulusan diharapkan memiliki keterampilan sekaligus karakter positif yang adaptif. Dua hal ini dinilai penting untuk menyiapkan SDM yang mampu memenuhi kebutuhan industri otomotif di masa depan.

“Selama satu dekade, AKTI telah menjadi wujud sinergi nyata dalam mendukung cita-cita pemerintah memperkuat pembangunan SDM yang berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Kami membentuk insan berkarakter pemimpin masa depan dengan tiga prinsip utama: kepemimpinan dengan hati, kolaborasi yang berempati, serta semangat untuk terus belajar dan berinovasi,” ujar Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT TMMIN.

Dalam kesempatan itu, AKTI juga meluncurkan Buku 1 Dekade AKTI yang merekam perjalanan sejak awal berdiri. Buku ini menggambarkan proses inisiasi, dinamika perkembangan, hingga peran akademi dalam menanamkan sikap, karakter, serta pola pikir kualitas (quality mindset) yang berlandaskan filosofi Toyota Way—mulai dari orientasi pada pelanggan, integritas, tanggung jawab, hingga prinsip Kaizen atau perbaikan berkelanjutan.

SDM untuk Kekuatan Industri Nasional

Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam, menegaskan bahwa keberadaan AKTI adalah cerminan hubungan erat pendidikan dan industri. “Akademi ini mampu melahirkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Praktik terbaik dari AKTI bisa menjadi referensi bagi industri lain untuk membangun SDM sesuai dengan tuntutan industrinya. Upaya ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah yang menekankan pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan untuk daya saing bangsa,” jelasnya.

Sejak berdiri pada Desember 2015 di kawasan pabrik TMMIN Karawang, AKTI telah mencetak 429 lulusan unggul. Banyak di antaranya sudah berkarier di Toyota maupun rantai pasok otomotif, bahkan menduduki posisi Team Leader di berbagai departemen seperti Press, Assembling, dan Welding Shop. Beberapa lulusan bahkan mendapat kesempatan bekerja di luar negeri, seperti Filipina, Thailand, Malaysia, hingga Jepang.

Minat masyarakat pun terus meningkat. Jika pada 2015 hanya ada 176 pendaftar dengan 32 siswa diterima, maka pada 2024 jumlah pendaftar melonjak menjadi 6.297 orang dari seluruh Indonesia, dengan hanya 64 orang diterima. Hal ini mencerminkan reputasi AKTI sebagai lembaga vokasi unggulan yang semakin diminati generasi muda.

Menyongsong Era Elektrifikasi

AKTI kini berfokus menyiapkan generasi muda yang tidak hanya ahli secara teknis, tetapi juga tangguh dan adaptif menghadapi transisi ke kendaraan elektrifikasi. Kurikulumnya mengintegrasikan teknologi modern seperti otomasi, robotika, mekatronika, Internet of Things (IoT), hingga konsep green manufacture untuk efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.

Lingkungan belajar berbasis dojo—simulasi nyata dunia industri—serta praktik kerja industri selama dua semester di pabrik Toyota dan perusahaan pemasok, membuat mahasiswa terbiasa dengan standar kerja global.

Salah satu alumni, Aang Kristanto, kini menjadi Team Leader di Assembly Shop TMMIN Karawang. “Selama belajar di AKTI, saya tidak hanya mendapat keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga integritas, disiplin, dan sikap kerja. Semua itu saya terapkan hingga akhirnya dipercaya menjadi Team Leader dalam waktu yang relatif singkat,” ungkapnya.

Dengan visi membangun SDM yang tanggap, tangkas, dan tangguh, AKTI terus berperan strategis dalam mendukung transformasi industri otomotif Indonesia menuju masa depan mobilitas yang lebih cerdas, ramah lingkungan, dan berdaya saing global.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore