Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 September 2025 | 18.34 WIB

Ada yang Satu Keluarga, Sebagian Besar Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Jalur Wisata Bromo Asal Jember, Ini Data Lengkapnya

Bus Rombongan Rumah Sakit Bina Sehat Jember Kecelakaan di Jalur Bromo Probolinggo, 8 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia. (Nur Wahid/Halo Jember) - Image

Bus Rombongan Rumah Sakit Bina Sehat Jember Kecelakaan di Jalur Bromo Probolinggo, 8 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia. (Nur Wahid/Halo Jember)

JawaPos.com - Sebanyak 8 korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalur Wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) pada Minggu (14/9). Oleh warga setempat dan aparat kepolisian, para korban dari bus pariwisata IND’s 88 dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Iwan Saktiaji, korban selamat dirawat di Puskesmas Sukapura, Wonomerto, RSUD Tongas, RSUD Ar Rozy, dan RSUD dr Mohamad Saleh. Sementar data yang berhasil dikumpulkan oleh polisi mencatat sebagian besar korban jiwa berasal dari Jember.

”Jumlah korban meninggal dunia 8 orang dan sementara 44 orang mengalami luka,” ungkap Kombes Iwan dikutip Radar Surabaya (Jawa Pos Group), pada Senin (15/9).

Berdasar data tersebut, Iwan pun merinci data 8 korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di turunan Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, sekitar pukul 11.45 WIB kemarin malam. Para korban ada yang masih anak-anak dan remaja.

  1. Bella Puteri Kayila Nuryati, usia 10 tahun, asal Patrang, Jember.
  2. Hesti Purwa Wredamaya, usia 39 tahun, asal Ajung, Jember.
  3. Hendra Pratama, usia 37 tahun, asal Kaliwates, Jember.
  4. Wardatus Soleha, usia 35 tahun, asal Panti, Jember (istri Hendra).
  5. Aiza Fahrani Agustin, usia 7 tahun, asal Panti, Jember (anak Hendra).
  6. Arti Wibowati, usia 34 tahun, asal Wuluhan, Jember.
  7. Nasha Azkiya Nayyara, usia 14 tahun, asal Patrang, Jember
  8. Desi P, asal Jember.

Saat kecelakaan terjadi, bus pariwisata tersebut membawa rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat Jember. Mereka dalam perjalanan wisata menuju Gunung Bromong. Kegiatan yang dimulai dengan penuh suka cita itu berubah menjadi duka cita lantaran sejumlah korban kehilangan nyawa.

Aparat kepolisian masih menyelidiki kelayakan bus, khususnya sistem pengereman, yang diduga menyebabkan kecelakaan tersebut. Sopir bus bernama Albahri mengaku kehilangan kendali atas kendaraan yang dia kemudikan saat melalui jalur menurun yang curam.

”Saat turunan, rem sudah blong. Saya banting setir ke kanan, bus menabrak pembatas jalan, meluncur ke bawah hingga menghantam pagar rumah dan motor kurir,” kata Bahri.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore