
Foto erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (6/9) pagi (HO-PVMBG)
JawaPos.com – Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi dengan tinggi letusan yang sempet mencapai 500 meter pada Sabtu (6/9).
Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tersebut sempat mengalami dua kali erupsi di atas puncak (Mahameru).
Dikutip dari situs MAGMA Indonesia, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian memberikan laporan tertulis terkait erupsi yang diterima di Lumajang.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu, 6 September 2025, pukul 07.46 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak," kata Mukdas.
Mukdas menambahkan bahwa erupsi itu menyemburkan abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.
Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 118 detik.
Yadi Yuliandi yang sebelumnya digantikan oleh Mukdas melaporkan bahwa Gunung Semeru mengalami erupsi pertama pada pukul 05.41 WIB.
Tinggi kolom letusan Gunung Semeru pada erupsi pertama teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak.
Ia menambahkan bahwa erupsi menyemburkan abu vulkanik yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat dan barat laut.
Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 197 detik.
Berdasarkan keterangan dari aplikasi MAGMA Indonesia pada Sabtu (6/9), erupsi Semeru saat ini masih dalam status Waspada atau level II.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.
Masyarakat dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar.
"Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar," ujar Mukdas.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
