
Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB di Kota Mataram dibakar massa aksi, Sabtu (30/8). (Radar Lombok)
JawaPos.com-Suasana mencekam melanda Kota Mataram pada Sabtu (30/8). Aksi demonstrasi yang awalnya berjalan tertib, berujung ricuh dan membakar Gedung DPRD Provinsi NTB di Jalan Udayana.
Dikutip dari Lombok Post (JawaPos Group), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mataram mengerahkan lima unit mobil pemadam dan 23 personel. Komandan Pleton Damkar Kota Mataram, Lalu Satriawan, mengatakan pihaknya mendapat perintah sejak pukul 08.00 WITA.
"Kemudian kami langsung bergerak ke dua lokasi, yakni Polda dan DPRD NTB. Awalnya kami menangani situasi di Polda, selesai dari sana kami kemudian fokus ke kantor DPRD NTB," jelas Satriawan.
Namun upaya pemadaman tidak berjalan mulus. Petugas sempat dihalangi massa yang tidak ingin api dipadamkan. Namun, naluri pemadam ialah memadamkan api.
"Meski dihalangi massa, naluri kami sebagai petugas penyelamat tak bisa ditahan. Kami tetap berupaya mendekati lokasi kebakaran. Beruntung, kami dikawal aparat kepolisian sehingga bisa sampai ke titik api," ungkapnya.
Satriawan menyebut kebakaran di kompleks gedung DPRD NTB ini merupakan yang terbesar sepanjang tahun di Kota Mataram.
Situasi makin parah sekitar pukul 12.30 WITA, saat massa mulai meringsek masuk ke dalam gedung dan api cepat membesar. Asap hitam pekat membubung tinggi, memicu kepanikan warga.
Petugas sempat khawatir api merembet ke kantor Bank NTB Syariah dan permukiman di sekitarnya.
"Tadi sempat menjalar ke kantor perumahan dewan, tapi kami langsung backup agar tidak ikut terbakar. Kalau tidak ditangani dengan cepat, bisa merembet lebih luas lagi," tambah Satriawan.
Hingga berita ini diturunkan, tim Damkar masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.
Menurut laporan, massa awalnya bergerak dari Polda NTB menuju Gedung DPRD NTB dengan tertib. Namun, ketegangan memuncak ketika mereka tiba di depan gedung wakil rakyat itu.
Sekelompok massa mulai melempari gedung dengan benda keras, merusak fasilitas publik, hingga akhirnya membakar Gedung DPRD NTB.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun kerugian material dipastikan sangat besar. Aparat kepolisian masih berupaya mengendalikan situasi dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi.
Masyarakat yang biasa melintas di jalur tersebut terpaksa mencari jalan alternatif karena akses utama ditutup akibat kericuhan. (*)

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
