
iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max
JawaPos.com - Saat kebanyakan warga di Aceh Singkil harus memutar otak demi memenuhi kebutuhan pokok, pemerintah daerahnya justru menganggarkan ratusan juta rupiah untuk membeli gadget mewah bagi pejabat.
Langkah ini memicu kemarahan publik dan menjadi sorotan tajam di media sosial. Banyak akun media sosial di Instagram dan X, menyoroti fenomena tersebut, yang mana Pemkab Aceh Singkil ketahuan membuat budget khusus untuk pengadaan iPhone untuk pejabatnya.
Sementara itu, ditelusuri dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP tahun anggaran 2025, Pemkab Aceh Singkil akan membeli dua unit iPad premium untuk bupati dan wakil bupati senilai total Rp 60 juta, serta satu unit iPhone 16 Pro seharga Rp 30 juta.
Anggaran ini tercatat di bawah satuan kerja Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) dan diumumkan pada 21 Juni 2025 melalui metode pengadaan langsung (PL).
Perangkat yang akan dibeli bukan model lama, juga tidak bisa dikatakan sebagai gadget murah, melainkan versi terbaru dengan spesifikasi tinggi.
iPhone 16 Pro bahkan baru meluncur di pasaran awal tahun ini, sementara iPad yang direncanakan juga masuk kategori premium. Total dana yang diambil dari uang rakyat untuk fasilitas ini mencapai Rp 90 juta.
Hingga berita ini dibuat dan menjadi viral di media sosial, Pemkab Aceh Singkil belum memberi penjelasan resmi soal urgensi pembelian perangkat elektronik mahal tersebut.
Publik pun mempertanyakan, apakah gadget mewah benar-benar dibutuhkan untuk menunjang kinerja atau sekadar memanjakan pejabat daerah.
Gelombang kritik langsung membanjiri media sosial. “Kami di sini beli beras masih nyicil, mereka beli iPhone terbaru. Nggak peka banget,” tulis komentar netizen menyoroti fenomena pemborosan para pejabatnya.
Banyak komentar lainnya juga demikian. Saat pemerintah sudah jelas-jelas diketahui sedang gencar cari uang karena APBN yang tekor, sikap tidak prihatin juga ditunjukkan oleh para pejabatnya, baik di pusat atau di daerah.
“Kalau kerja niat, HP jadul pun bisa. Yang mahal itu komitmen, bukan gadget,” sindir pengguna media sosial lainnya.
Kasus ini menambah daftar panjang pengadaan fasilitas mewah oleh pejabat yang dinilai tidak selaras dengan kondisi ekonomi masyarakat. Di mata publik, fenomena ini menunjukkan bahwa sensitivitas sebagian pemimpin terhadap kesulitan rakyat masih jauh dari harapan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
