Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 17.10 WIB

Viral di Medsos, Pemkab Aceh Singkil Ketahuan Anggarkan iPad & iPhone 16 Pro untuk Bupati, Netizen Geram

iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max - Image

iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max

JawaPos.com - Saat kebanyakan warga di Aceh Singkil harus memutar otak demi memenuhi kebutuhan pokok, pemerintah daerahnya justru menganggarkan ratusan juta rupiah untuk membeli gadget mewah bagi pejabat. 

Langkah ini memicu kemarahan publik dan menjadi sorotan tajam di media sosial. Banyak akun media sosial di Instagram dan X, menyoroti fenomena tersebut, yang mana Pemkab Aceh Singkil ketahuan membuat budget khusus untuk pengadaan iPhone untuk pejabatnya.

Sementara itu, ditelusuri dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP tahun anggaran 2025, Pemkab Aceh Singkil akan membeli dua unit iPad premium untuk bupati dan wakil bupati senilai total Rp 60 juta, serta satu unit iPhone 16 Pro seharga Rp 30 juta. 

Anggaran ini tercatat di bawah satuan kerja Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) dan diumumkan pada 21 Juni 2025 melalui metode pengadaan langsung (PL).

Perangkat yang akan dibeli bukan model lama, juga tidak bisa dikatakan sebagai gadget murah, melainkan versi terbaru dengan spesifikasi tinggi. 

iPhone 16 Pro bahkan baru meluncur di pasaran awal tahun ini, sementara iPad yang direncanakan juga masuk kategori premium. Total dana yang diambil dari uang rakyat untuk fasilitas ini mencapai Rp 90 juta.

Hingga berita ini dibuat dan menjadi viral di media sosial, Pemkab Aceh Singkil belum memberi penjelasan resmi soal urgensi pembelian perangkat elektronik mahal tersebut. 

Publik pun mempertanyakan, apakah gadget mewah benar-benar dibutuhkan untuk menunjang kinerja atau sekadar memanjakan pejabat daerah.

Gelombang kritik langsung membanjiri media sosial. “Kami di sini beli beras masih nyicil, mereka beli iPhone terbaru. Nggak peka banget,” tulis komentar netizen menyoroti fenomena pemborosan para pejabatnya.

Banyak komentar lainnya juga demikian. Saat pemerintah sudah jelas-jelas diketahui sedang gencar cari uang karena APBN yang tekor, sikap tidak prihatin juga ditunjukkan oleh para pejabatnya, baik di pusat atau di daerah.

“Kalau kerja niat, HP jadul pun bisa. Yang mahal itu komitmen, bukan gadget,” sindir pengguna media sosial lainnya.

Kasus ini menambah daftar panjang pengadaan fasilitas mewah oleh pejabat yang dinilai tidak selaras dengan kondisi ekonomi masyarakat. Di mata publik, fenomena ini menunjukkan bahwa sensitivitas sebagian pemimpin terhadap kesulitan rakyat masih jauh dari harapan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore