Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 14.02 WIB

Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Penikaman Joel Tanos, Sebelumnya Sempat Lakukan Ini

Kematian Joel Tanos mengguncang jagat media sosial. (Istimewa) - Image

Kematian Joel Tanos mengguncang jagat media sosial. (Istimewa)

JawaPos.com-Kasus penikaman brutal yang menewaskan Joel Alberto Benedict Tanos, 18, cucu dari pengusaha berpengaruh di Sulawesi Utara yang dikenal sebagai bagian dari kelompok 9 Naga Sulut, kini memasuki babak baru. 

Polda Sulut mengungkap kronologi lengkap insiden berdarah yang terjadi pada Senin (4/8) pagi, di Kecamatan Sario, Kota Manado.

Kabidhumas Polda Sulut Kombespol Alamsyah Hasibuan menyebut dua tersangka pria telah diamankan tak lama setelah kejadian. Mereka adalah EDS, 27, dan AMR, 28, yang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi penikaman hingga korban meregang nyawa.

Bermula dari Malam yang Penuh Drama

Menurut informasi dari Ditreskrimum Polda Sulut, malam sebelum kejadian, Joel Tanos dan pacarnya sempat makan bersama di kawasan Megamas, Manado. Mereka kemudian mengambil obat di rumah sang pacar, lalu singgah ke rumah teman mereka di Sario dan akhirnya ke rumah Joel di kawasan Sindulang.

Sekitar pukul 04.30 wita, EDS dan AMR yang berada di rumah teman tersebut diketahui mulai menenggak minuman keras. EDS bahkan sempat pulang mengambil tas berisi dompet dan sebilah pisau badik sebelum kembali bergabung untuk melanjutkan pesta miras.

Pertemuan yang Berujung Maut

Sekitar pukul 07.00 wita, pacar Joel bersama seorang temannya tiba di rumah tersebut. Tak lama kemudian, Joel yang mencari keberadaan sang pacar datang bersama seorang teman. Saat membuka pintu, tubuh Joel tanpa sengaja mendorong pintu hingga mengenai AMR yang berada di baliknya.

“Terjadi adu mulut hingga perkelahian antara Joel dan AMR. Saat itu EDS langsung mengeluarkan pisau badik dari tasnya,” jelas Kombes Hasibuan mengutip Manado Post (Grup JawaPos).

Pertikaian itu cepat berubah jadi aksi kekerasan. Ketika AMR hendak membalas pukulan Joel, EDS langsung menghujamkan pisau beberapa kali ke tubuh korban. Dalam kondisi terluka, Joel sempat berusaha keluar rumah, namun dikejar dan kembali dipukuli oleh AMR hingga terjatuh di teras.

Korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Manado oleh teman-temannya, namun nyawanya tak tertolong. “Joel dinyatakan meninggal pukul 08.10 wita akibat luka tusukan di dada kiri, leher, punggung, dan dagu,” terang Hasibuan.

Pelaku Ditangkap Beberapa Jam Setelah Kejadian

Tim gabungan dari Resmob Polda Sulut, Polresta Manado, dan Polsek Sario bergerak cepat. Hanya berselang beberapa jam usai kejadian, kedua tersangka berhasil ditangkap di wilayah Sario.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi dan para tersangka, antara lain dua pisau penusuk milik EDS, dua unit sepeda motor, tas selempang, pakaian korban, serta handphone milik kedua pelaku.

“Kedua tersangka kini telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Kombes Hasibuan.

Tragedi ini menghebohkan warga Manado dan dengan cepat keluar jadi topik nasional. Apalagi mengingat status korban sebagai cucu dari salah satu tokoh berpengaruh di Sulawesi Utara. 

Tak sedikit netizen menyerukan keadilan dan menyoroti latar belakang peristiwa, termasuk keterlibatan miras dan konflik yang dipicu urusan asmara.

Kasus ini pun menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap peredaran senjata tajam dan miras di kalangan anak muda, serta perlunya mediasi dalam penyelesaian konflik agar tak berujung maut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore