
Kematian Joel Tanos mengguncang jagat media sosial. (Istimewa)
JawaPos.com-Kasus penikaman brutal yang menewaskan Joel Alberto Benedict Tanos, 18, cucu dari pengusaha berpengaruh di Sulawesi Utara yang dikenal sebagai bagian dari kelompok 9 Naga Sulut, kini memasuki babak baru.
Polda Sulut mengungkap kronologi lengkap insiden berdarah yang terjadi pada Senin (4/8) pagi, di Kecamatan Sario, Kota Manado.
Kabidhumas Polda Sulut Kombespol Alamsyah Hasibuan menyebut dua tersangka pria telah diamankan tak lama setelah kejadian. Mereka adalah EDS, 27, dan AMR, 28, yang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi penikaman hingga korban meregang nyawa.
Menurut informasi dari Ditreskrimum Polda Sulut, malam sebelum kejadian, Joel Tanos dan pacarnya sempat makan bersama di kawasan Megamas, Manado. Mereka kemudian mengambil obat di rumah sang pacar, lalu singgah ke rumah teman mereka di Sario dan akhirnya ke rumah Joel di kawasan Sindulang.
Sekitar pukul 04.30 wita, EDS dan AMR yang berada di rumah teman tersebut diketahui mulai menenggak minuman keras. EDS bahkan sempat pulang mengambil tas berisi dompet dan sebilah pisau badik sebelum kembali bergabung untuk melanjutkan pesta miras.
Sekitar pukul 07.00 wita, pacar Joel bersama seorang temannya tiba di rumah tersebut. Tak lama kemudian, Joel yang mencari keberadaan sang pacar datang bersama seorang teman. Saat membuka pintu, tubuh Joel tanpa sengaja mendorong pintu hingga mengenai AMR yang berada di baliknya.
“Terjadi adu mulut hingga perkelahian antara Joel dan AMR. Saat itu EDS langsung mengeluarkan pisau badik dari tasnya,” jelas Kombes Hasibuan mengutip Manado Post (Grup JawaPos).
Pertikaian itu cepat berubah jadi aksi kekerasan. Ketika AMR hendak membalas pukulan Joel, EDS langsung menghujamkan pisau beberapa kali ke tubuh korban. Dalam kondisi terluka, Joel sempat berusaha keluar rumah, namun dikejar dan kembali dipukuli oleh AMR hingga terjatuh di teras.
Korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Manado oleh teman-temannya, namun nyawanya tak tertolong. “Joel dinyatakan meninggal pukul 08.10 wita akibat luka tusukan di dada kiri, leher, punggung, dan dagu,” terang Hasibuan.
Tim gabungan dari Resmob Polda Sulut, Polresta Manado, dan Polsek Sario bergerak cepat. Hanya berselang beberapa jam usai kejadian, kedua tersangka berhasil ditangkap di wilayah Sario.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi dan para tersangka, antara lain dua pisau penusuk milik EDS, dua unit sepeda motor, tas selempang, pakaian korban, serta handphone milik kedua pelaku.
“Kedua tersangka kini telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Kombes Hasibuan.
Tragedi ini menghebohkan warga Manado dan dengan cepat keluar jadi topik nasional. Apalagi mengingat status korban sebagai cucu dari salah satu tokoh berpengaruh di Sulawesi Utara.
Tak sedikit netizen menyerukan keadilan dan menyoroti latar belakang peristiwa, termasuk keterlibatan miras dan konflik yang dipicu urusan asmara.
Kasus ini pun menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap peredaran senjata tajam dan miras di kalangan anak muda, serta perlunya mediasi dalam penyelesaian konflik agar tak berujung maut.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
