Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Agustus 2025 | 16.52 WIB

Keluarga Joel Tanos, Cucu '9 Naga Sulut' Nyatakan Ikhlas dan Maafkan Pelaku Penikaman, Publik Minta Proses Hukum Tetap Jalan

Kematian Joel Tanos mengguncang jagat media sosial. (Istimewa) - Image

Kematian Joel Tanos mengguncang jagat media sosial. (Istimewa)

JawaPos.com - Dalam suasana duka yang mendalam, keluarga besar almarhum Joel Alberto Tanos menunjukkan sikap luar biasa yang menyentuh hati banyak orang.

Di tengah kehilangan yang memilukan, mereka memilih untuk mengedepankan pengampunan dan iman, sembari tetap menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang.

Hal ini disampaikan langsung oleh sang oma (nenek), Meyling Tampi, saat memberikan kesaksian dalam Ibadah Penghiburan yang digelar pada Rabu (6/8) malam. 

Dalam video yang tersebar di media sosial, Meyling terlihat tegar namun penuh haru, ketika menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima peristiwa tragis ini sebagai bagian dari rencana Tuhan.

“Kami sayang Joel, tapi Tuhan lebih sayang. Kami tahu Firman Tuhan. Tuhan yang akan membalas apa yang kami terima. Kami percaya Tuhan tidak pernah meninggalkan kami,” ujarnya dengan derai air mata.

Lebih mengejutkan lagi, Meyling menyatakan akan menghubungi langsung keluarga pelaku penikaman yang menyebabkan kematian cucunya.

“Saya sendiri yang akan menelpon orang tua tersangka. Kami akan beritahu jika kami tidak akan menuntut atau mencari siapa yang salah dan benar. Kami tahu semua ini dari Tuhan,” tambahnya.

Ungkapan ikhlas dan sikap penuh kasih dari keluarga almarhum Joel langsung mendapat respons luas di media sosial. Banyak warganet mengaku terharu dan menyatakan kekaguman atas kebesaran hati yang ditunjukkan oleh keluarga korban.

Namun, meski keluarga telah memberikan pengampunan secara pribadi, masyarakat tetap menuntut agar proses hukum tetap ditegakkan. Warganet menegaskan bahwa pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.

“Pengampunan bukan berarti bebas dari konsekuensi hukum,” tulis salah satu komentar yang ramai didukung pengguna lain.

Desakan publik agar pelaku dijatuhi hukuman berat mencerminkan betapa masyarakat tidak ingin tragedi seperti ini terulang. Meski ada pengampunan dari keluarga korban, publik ingin keadilan tetap berjalan demi efek jera dan menjaga rasa aman.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore