Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juli 2025 | 02.45 WIB

Transformasi Kendaraan Ramah Lingkungan dengan Meningkatkan Penghasilan Tukang Becak

Becak listrik bantuan Presiden Prabowo. (Dok. BP Taskin)

JawaPos.com - Kehadiran kendaran ramah lingkungan sangat dibutuhkan demi menjaga kelestarian alam. Namun, transformasi kendaraan itu diharapkan tidak hanya sekadar untuk alat transportasi, melainkan bisa meningkat kualitas hidup dan ekonomi masyarakat Indonesia. 

Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin agar mereka keluar dari zona kemiskinan. Ada banyak program yang dilakukan. Di antaranya membantu para tukang becak. Kini para tukang becak di daerah diharapkan tidak lagi memakai becak kayuh, melainkan dengan menggunakan becak listrik.  

Bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin yakni dengan menghadirkan lembaga baru yakni, Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin). Lembaga yang dipimpin Budiman Sudjatmiko itu menggandeng sejumlah stakeholder untuk mengentaskan kemiskinan. Di antaranya bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), dan pemerintah daerah. 

Bentuk langkah konkret itu dengan memberikan bantuan becak listrik kepada tukang becak di Kabupaten Sampang. Becak listrik itu merupakan produksi BUMN, PT Eltran Indonesia yang merupakan anak usaha dari PT LEN. Bantuan becak listrik itu bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses terhadap alat usaha produktif yang lebih modern dan efisien.  

Wakil Kepala BP Taskin Nanik Sudaryati Deyang mengungkapkan, kehadiran becak listrik bukan hanya sebagai alat transportasi ramah lingkungan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang bersifat inklusif dan berkelanjutan.  

“Becak listrik ini kami dorong untuk tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga sebagai pintu masuk menuju graduasi kemiskinan, masyarakat penerima manfaat perlahan mampu berdiri di atas kakinya sendiri,” ungkapnya dalam keterangannya yang diterima JawaPos.com pada Rabu (16/7). Adapun bantuan itu diserahkan di Sampang pada Senin (14/7).  

Nanik Sudaryati Deyang menambahkan, becak listrik merupakan pesanan langsung Presiden Prabowo Subianto. Becak itu dibeli dengan memakai  uang pribadi alias bukan uang negara. "Gaji presiden ditambah uang pribadi beliau (Presiden Prabowo) dibelikan becak. Yang memesankan Setneg. Jadi bukan anggaran Sesneg," tegasnya. 

Program becak listrik itu dirancang untuk mendukung transformasi kendaraan ramah lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan tukang becak yang selama ini mengandalkan becak kayuh dalam menjalankan usahanya. 

Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengapresiasi dukungan Presiden Prabowo Subianto melalui program becak listrik yang menyasar langsung pelaku transportasi informal. Program becak listrik selaras dengan arah kebijakan daerah yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat secara nyata.  

"Menegaskan Pemerintah Kabupaten Sampang siap mendukung keberlanjutan program ini melalui pendampingan dan pemantauan penerima manfaat di lapangan," ujarnya. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore