Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Juli 2025 | 06.10 WIB

Kolam Air Panas Kedungsari Mojokerto Disebut-sebut Jadi Lokasi Mesum Pasangan Sesama Jenis, Pemkot Mojokerto Membantah: Tidak Ada Bukti!

Satpol PP dan Dishub Kota Mojokerto saat sidak kolam air hangat kedungsari, yang disebut sebagai lokasi aktivitas asusila pasangan sesama jenis. (Radar Mojokerto) - Image

Satpol PP dan Dishub Kota Mojokerto saat sidak kolam air hangat kedungsari, yang disebut sebagai lokasi aktivitas asusila pasangan sesama jenis. (Radar Mojokerto)

JawaPos.com - Kolam air panas di persawahan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, mendadak ramai diperbincangkan oleh masyarakat sekitar.

Tempat yang lebih dikenal sebagai bor-boran Kedungsari ini disebut-sebut menjadi lokasi mesum oleh pasangan sesama jenis laki-laki. Lokasinya persis di belakang Perumahan Tribuana Residence.

Kecurigaan ini muncul karena sampah-sampah yang berserakan di sekitar kolam air hangat. Sekilas tak ada yang aneh, namun jika diamati dengan saksama, di antara sampah plastik itu ada bungkus kondom laki-laki dan gel pelumas.

Hal ini menjadi atensi Pemkot Mojokerto melalui Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub). Pemkot pun melakukan sidak ke kolam air hangat Kedungsari pada Rabu malam (9/7).

Saat sidak, pejabat pemkot hingga pengurus RT kompak membantah adanya aktivitas mesum, meski di lokasi ditemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan tindak asusila.

Plt Kasatpol PP Kota Mojokerto Abdul Rachman Tuwo membantah isu tersebut. Ia mengatakan bahwa kolam air hangat di Kedungsari hanya dipakai untuk mandi sebagaimana umumnya.

"Karena memang dipakai mandi, ada bekas sabun, sampo, deterjen," ujar Abdul, dikutip dari Radar Mojokerto, Jumat (11/7).

Ketua RT 03, Sumali juga menyampaikan hal senada. Ia membantah kolam hangat di Kedungsari kerap menjadi lokasi berkumpulnya kaum penyuka sesama jenis.

Sumali menegaskan, pihaknya rutin berjaga hampir sepanjang malam sampai dini hari untuk mengawasi lingkungan, sehingga dipastikan tindakan asusila tidak terjadi di sana, seperti yang diisukan masyarakat.

"Tidak ada itu (aktivitas pasangan sesama jenis), dipastikan bukan itu (bungkus kondom dan pelumas). Pihak lingkungan pasang pagar supaya tidak dipakai keluar masuk kalau malam," tutur Sumali.

Usai isu ini viral, Pemkot Mojokerto akan melakukan patroli dan pengawasan secara rutin di sekitar kolam air panas Kedungsari. Pemkot juga berencana memasang lampu. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore