
Ilustrasi oknum TNI melanggar kode etik dan hukum. (Antara)
JawaPos.com–Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Sus Santos, M.Han menyampaikan klarifikasi terkait oknum TNI yang viral di sosial media (medsos).
”Menanggapi berita viral di salah satu medsos dengan akun Instagram @Media212 terkait perselisihan yang melibatkan oknum yang berseragam TNI AU dengan seorang warga di Maros, bersama ini kami sampaikan klarifikasi,” kata Santos seperti dilansir dari Antara di Makassar.
Dia menjelaskan, oknum yang berseragam TNI AU benar merupakan prajurit Lanud Sultan Hasanuddin. Saat ini telah diamankan Satuan Polisi Militer Lanud Sultan Hasanuddin dan telah dilakukan penahanan.
Oknum tersebut merupakan prajurit yang melanggar perbuatan tindak pidana desersi yaitu meninggalkan dinas tanpa izin selama 196 hari. Saat ini oknum tersebut sedang dalam proses menjalani sidang Pengadilan Militer.
Menurut dia, tindakan dan prilaku yang ditunjukkan oknum prajurit tersebut tidak mencerminkan sikap dan disiplin seorang prajurit TNI serta tidak mewakili institusi. TNI AU senantiasa menjunjung tinggi sikap profesional dan selalu menjalin sikap yang dengan seluruh warga.
”Demikian kami sampaikan klarifikasi peristiwa tersebut,” tutur Santos.
Sebelumnya, oknum anggota TNI AU berinisial Prada ANP yang diduga menganiaya pedagang perempuan di Pantai Tak Berombak (PTB), Kabupaten Maros, Sulsel, ditahan polisi militer (POM). Satuan Polisi Militer Lanud Sultan Hasanuddin kemudian turun mengamankan Prada ANP usai aksinya yang viral di sosmed.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
