
Polda Lampung membongkar grup Facebook Gay yang sudah eksis sejak 2017 silam. Grup Facebook itu memiliki puluhan ribu anggota dan sebarkan konten asusila. (Polda Lampung)
JawaPos.com - Polda Lampung baru saja membongkar komunitas penyuka sesama jenis melalui grup Facebook.
Polisi menangkap 3 orang yang menjadi admin dan penyebar konten asusila sesama jenis. Kini, 3 orang tersebut sudah menjadi tersangka.
Dirreskrimsus Polda Lampung Kombespol Dery Agung Wijaya menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah terhadap keberadaan grup penyuka sesama jenis tersebut di media sosial.
”Tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat. Hasilnya, kami amankan 3 tersangka yang merupakan admin dan penyebar konten sesama jenis,” ungkap Dery dalam keterangan resmi pada Selasa (8/7).
Perwira menengah Polri yang menyandang tiga kembang di pundak itu menyampaikan bahwa 3 tersangka yang sudah diamankan oleh instansinya adalah warga Lampung. Mereka berinisial JM, MS, dan SR. Ketiganya memiliki peran yang berbeda dalam pengelolaan grup Facebook itu.
”JM merupakan admin utama grup. Sementara MS dan SR berperan menyebarkan video sesama jenis,” terang Dery.
Berdasar hasil pendalaman yang dilakukan oleh Polda Lampung, ada 2 grup Facebook yang terkait dengan 3 tersangka.
Yakni grup Facebook Gay Lampung dan Grup Gay Bandar Lampung. Kedua grup Facebook itu sudah eksis sejak 2017 dan memiliki puluhan ribu anggota.
”Grup itu sudah cukup lama aktif, sejak tahun 2017. Awalnya menggunakan nama lain akhirnya berubah menjadi Gay Lampung,” terang dia.
Dery menyebut, hasil penelusuran penyidik mendapati bahwa grup Facebook itu kerap dipakai untuk mencari pasangan sejenis dan melakukan permintaan untuk menginap di antara sesama anggota. Bahkan ada dugaan grup itu digunakan untuk menyasar anak di bawah umur.
”Kami terus dalami dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan,” imbuhnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
