Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 20.18 WIB

Atasi Krisis Sampah Plastik, Menteri Hanif Faisol Nurofiq Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Pekerja mengolah sampah plastik di TPS 3R yang berlokasi di Waste Management Center Mekarwangi. Tanah Sareal. Kota Bogor. Jawa Barat. (Sofyansyah / Radar Bogor) - Image

Pekerja mengolah sampah plastik di TPS 3R yang berlokasi di Waste Management Center Mekarwangi. Tanah Sareal. Kota Bogor. Jawa Barat. (Sofyansyah / Radar Bogor)

JawaPos.com - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi krisis sampah plastik. Menurutnya, sampah plastik bukan sekadar isu lingkungan.

"Sampah plastik ini adalah krisis yang mengancam ekosistem, kesehatan, dan masa depan kita. Kita harus bergerak bersama dengan aksi nyata yang kolektif dan kolaboratif,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima.

Hanif mengatakan hal ini di sela-sela acara Pameran Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2025 yang diselenggaraman pada 22-24 Juni lalu.

Di tahun ini, Pameran HLH 2025 mengusung tema nasional #HentikanPolusiPlastik. Acara ini diikuti oleh 130 booth dari berbagai sektor, termasuk pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, komunitas, dan akademisi. 

"Pemerintah sendiri memasang target untuk mengurangi timbunan sampah produsen hingga 30 persen pada 2029," lanjut Hanif.

Sejalan dengan visi besar pemerintah, Vera Galuh Sugijanto selaku VP General Secretary Danone Indonesia menjelaskan bahwa pihaknya telah memulai inisiatif pengelolaan sampah sejak 1993 yang kemudian diperkuat dengan peluncuran komitmen #BijakBerplastik pada tahun 2018. Inisiatif ini mencakup tiga fokus utama yaitu, pengembangan infrastruktur pengumpulan sampah, edukasi kepada konsumen dan masyarakat, serta inovasi kemasan produk.

“Kami berupaya untuk terus mengembangkan ekosistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan inklusif, sekaligus mendukung pelestari, pelaku daur ulang lokal, dan pekerja sektor informal melalui penguatan infrastruktur yang dibutuhkan seiring dengan perkembangan Indonesia. Inisiatif ini kami bangun sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah di masa depan yang berkelanjutan dan merupakan bagian dari dukungan penuh kami terhadap kebijakan lingkungan pemerintah Indonesia di tingkat nasional dan regional untuk Indonesia bersih,” jelas Vera.

”Tidak hanya fokus dalam pengumpulan dan daur ulang, komitmen pengelolaan kemasan kami dimulai sejak kami mengembangkan produk dan kemasannya. Setiap produk di kembangkan dengan visi untuk dapat menciptakan produk yang berkelanjutan dengan melakukan efisiensi dan meminimalisir penggunaan plastik yang tidak diperlukan dengan tetap mempertahankan kualitas terbaik bagi konsumen kami. Kami juga membangun budaya reuse melalui produk-produk guna ulang kami yang tentunya secara masif telah mengurangi penggunaan plastik baru”, tambah Vera.

Vera merinci, hingga saat ini pihaknya sudah mengumpulkan lebih dari 31,500 ton sampah plastik setiap tahunnya dan mengembangkan serta mendampingi hingga 11 bank sampah induk, 10 Recycling Business Unit (RBU)/Unit Bisnis Daur Ulang, 11 Collection center, 3 TPST, 32 TSP3R, serta memberdayakan 433 karyawan fasilitas daur ulang dan 25,000 pemulung. AQUA juga aktif dalam berinovasi mengembangkan solusi kemasan yang ramah lingkungan serta melakukan edukasi pengelolaan sampah yang telah berhasil menjangkau hingga 3.8 juta anak di lebih dari 2.900 sekolah di Indonesia.

“Berbagai inisiatif yang kami kembangkan tersebut merupakan salah satu bentuk penerapan Extended Producer Responsibility (EPR) sesuai dengan peta jalan pengurangan sampah oleh produsen yang kami dukung secara penuh. Kami berharap kedepannya penerapan EPR dapat diperluas dan diberlakukan secara wajib sehingga semakin banyak produsen kolaborasi dan kerjasama dalam pengelolaan sampah dapat terbentuk dengan baik”, tutup Vera.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore