Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 15.32 WIB

Polda Sumut Buru Pengendali Pabrik Liquid Vape Mengandung Narkotika

Diresnarkoba Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Jean Calvijn Simanjuntak. (M. Sahbainy Nasution/Antara) - Image

Diresnarkoba Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Jean Calvijn Simanjuntak. (M. Sahbainy Nasution/Antara)

JawaPos.com–Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara memburu pengendali pabrik liquid vape yang diduga mengandung narkotika golongan I di Kecamatan Medan Barat, Medan.

”Kami masih mengejar dua orang yang bertugas sebagai pengendali pabrik liquid vape tersebut,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Jean Calvijn Simanjuntak seperti dilansir dari Antara.

Jean Calvijn mengatakan, dua orang yang bertugas itu sebagai pengendali memproduksi pabrik liquid vape yang diduga mengandung narkotika maupun sebagai pemasaran tersebut.

Sementara pria berinisial AS dan JH yang ditangkap bertugas sebagai memproses bahan baku menjadi liquid dan juga melakukan pengemasan untuk dipasarkan.

”Tersangka itu dikendali pengendali dengan kamera pengintai untuk memproduksi sampai 300 cartridge per hari, dan juga memakai aplikasi untuk berkomunikasi,” ujar Jean Calvijn Simanjuntak.

Jean Calvijn mengatakan, dari hasil interogasi tersangka, mereka sudah enam kali melalukan pendistribusian untuk di pasarkan yang salah satunya di luar Sumut.

”Kami masih mendalami terkait kasus pabrik liquid vape yang mengandung narkotika tersebut,” terang Jean Calvijn Simanjuntak.

Sebelumnya, Polda Sumut menyita barang bukti di antaranya 2.965 pcs cartridge yang berisi mengandung narkotika yang sudah dikemas, 35 pcs cartride berisi liquid yang belum dikemas, bahan pelarut, peralatan laboratorium, bahan baku dan prekursor narkotika. Dari bahan yang masih tersisa dapat membuat 57.000 cartridge yang mengandung narkotika tersebut.

Kepala Polda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menambahkan, dari keseluruhan barang bukti yang disita, estimasi jiwa yang telah berhasil diselamatkan sebanyak 600 jiwa dan bernilai Rp 300 miliar.

”Pengungkapan ini menjadi atensi untuk terus konsisten dan berkelanjutan dalam menindak pelaku dalam peredaran narkotika yang dapat merusak generasi bangsa tersebut,” tandas Whisnu Hermawan Februanto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore