Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Juni 2025 | 05.32 WIB

Remaja 16 Tahun yang Hanyut di Sungai Songgon Ditemukan Tewas di Pantai Badean Banyuwangi

Ilustrasi orang hanyut

JawaPos.com – Setelah pencarian intensif selama dua hari, Syahril Hamdani (16), remaja asal Desa Sumber Bulu, Kecamatan Songgon, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan di kawasan Pantai Badean, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (29/6).

Penemuan ini bermula dari laporan seorang nelayan di Pantai Blimbingsari yang melihat sesosok mayat tersangkut di pesisir Pantai Badean. Mendapat informasi tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi penemuan.

“Jarak antara lokasi penemuan jenazah dengan titik awal korban dilaporkan hanyut mencapai hampir 40 kilometer,” kata Koordinator Pos SAR Banyuwangi Wahyu Setiabudi.

Jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.50 WIB dan langsung dibawa ke posko pencarian untuk proses identifikasi. Setelah dicocokkan oleh pihak keluarga, dipastikan bahwa korban yang ditemukan adalah Syahril.

Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Sebelumnya, tim SAR telah melakukan pencarian sejak Sabtu (28/6) dengan menerjunkan dua tim Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama menyisir aliran sungai sejauh 3,1 kilometer, sementara SRU kedua menelusuri sejauh 3 kilometer dari titik awal hanyut.

Kondisi medan yang sulit membuat pencarian harus dilakukan secara manual. "Sungainya dangkal, penuh bebatuan, dan arusnya deras. Kami tidak bisa menurunkan perahu karet, jadi seluruh pencarian dilakukan dari darat," jelas Wahyu.

Selain penyisiran darat, tim SAR juga mengintensifkan komunikasi dengan warga serta nelayan yang beraktivitas di sepanjang sungai hingga ke pesisir.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pos SAR Banyuwangi, BPBD, Satpolairud, Pos TNI AL Blimbingsari, Polsek dan Koramil Songgon, hingga potensi SAR seperti TAGANA, 851 Rescue, DAMKAR, Rumah Koin Dhuafa, dan relawan setempat.

Diketahui, peristiwa tragis ini terjadi saat Syahril dan ayahnya sedang mengendarai sepeda motor melewati jalur tepian sungai di kawasan hutan pinus. Saat melihat debit air sungai yang meningkat, mereka mengalami kecelakaan akibat jalur yang longsor.

Sang ayah selamat karena jatuh ke sisi sungai yang lebih aman. Namun Syahril terseret arus dan menghilang, hingga akhirnya ditemukan sehari kemudian.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore