
Wapres Gibran dan Gubernur Khofifah saat meninjau aktivitas para pelaku usaha mikro dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di RTH Maron, Banyuwangi, Senin (23/6). (Pemprov Jatim)
JawaPos.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau aktivitas para pelaku usaha mikro dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang dijalankan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Banyuwangi, Senin (23/6).
Keduanya berinteraksi langsung dengan para nasabah PNM dan melihat berbagai produk UMKM unggulan mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan tangan. Dalam kesempatan itu, Gibran dan Khofifah sama-sama mendorong agar pelaku UMKM binaan PNM Mekaar bisa naik kelas dan mampu menembus pasar ekspor.
“Packaging-nya bagus, sudah ada label halal dan tanggal kedaluwarsanya. Tinggal ditambahkan akun media sosial agar jangkauan pasarnya makin luas,” ujar Wapres Gibran usai mengunjungi salah satu booth pameran produk makanan.
Gibran juga mengapresiasi rendahnya tingkat kredit macet para nasabah PNM di Banyuwangi yang hanya 1,3 persen. Menurutnya, ini menjadi indikator bahwa pelaku UMKM di daerah tersebut cukup tertib dan berpotensi berkembang pesat.
“Produksi jangan hanya 500 per minggu. Kalau bisa 500 per hari. Promosikan lewat media sosial, buat foto produk yang menarik, dan optimalkan pemasaran digital,” imbaunya.
Gubernur Khofifah menambahkan, program PNM Mekaar menjadi solusi bagi warga prasejahtera yang sulit mengakses layanan perbankan karena keterbatasan agunan. Dengan sistem pembiayaan berbasis kelompok dan tanpa jaminan, program ini membantu masyarakat membuka usaha dan mandiri secara ekonomi.
“Banyak nasabah yang awalnya tidak punya usaha, sekarang bisa berjualan, punya penghasilan sendiri, bahkan ikut pameran seperti ini,” ungkap Khofifah.
Khofifah menyebut, selain pembiayaan, PNM juga aktif memberikan pendampingan berupa pelatihan literasi keuangan, digitalisasi, pembukuan sederhana hingga promosi produk.
“PNM hadir tidak hanya dari sisi ekonomi, tapi juga sosial dan intelektual. Jadi para ibu-ibu nasabah ini bisa lebih kreatif dan cerdas dalam mengembangkan usahanya,” jelasnya.
Lebih jauh, program PNM Mekaar juga dinilai berdampak signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan ekstrem di Jawa Timur. Data menunjukkan, angka kemiskinan ekstrem di Jatim turun drastis dari 4,4 persen pada 2020 menjadi hanya 0,66 persen per September 2024.
“Saya optimistis dengan dukungan program seperti PNM Mekaar, Jatim bisa mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem pada 2025,” tegas Khofifah.
Sejak diluncurkan pada 2017, PNM telah melayani 15,8 juta nasabah di seluruh Indonesia. Di Jawa Timur, jumlah nasabah mencapai 2,4 juta orang, dengan 139 ribu di antaranya berada di Banyuwangi.
Salah satu nasabah, Afifah, pengrajin tas anyaman, mengaku terbantu dengan pembiayaan dan pelatihan yang diberikan PNM. Ia pun mulai meluaskan pasar ke luar daerah seperti Bali dan Sumatera, dan kini menargetkan penjualan ke luar negeri.
“Nanti dibantu untuk proses ekspor supaya bisa go internasional dan menjadi pahlawan devisa,” kata Gibran menanggapi harapan Afifah.
Wapres Gibran juga berpesan kepada kepala daerah agar terus mendampingi para pelaku UMKM agar produknya berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
