
Total sebanyak 166 tokoh agama di Kaltim penerima penghargaan berangkat umrah dan perjalanan religi gratis. (Istimewa)
JawaPos.com-Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas'ud (Harum), menyerahkan secara simbolis penghargaan Gratispol Umroh dan Perjalanan Religi kepada marbot dan penjaga rumah ibadah se-Kalimantan Timur. Penyerahan ini berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Barong Tongkok, Kutai Barat.
“Kutai Barat menjadi daerah pertama tempat penyerahan program Gratispol Umroh dan perjalanan religi. Ini menunjukkan bahwa pembangunan dimulai dari pinggiran, dari daerah yang jauh,” tegas Gubernur Harum dalam sambutannya.
Total ada sebanyak 166 tokoh agama penerima penghargaan. Terdiri dari 66 marbot masjid mendapat fasilitas umroh gratis, 75 umat Kristen, 23 umat Katolik, 1 umat Hindu, dan 1 umat Buddha menerima bantuan perjalanan religi ke tempat-tempat suci sesuai keyakinan masing-masing.
Dalam kesempatan yang sama, juga diserahkan program Jospol berupa insentif bagi para guru agama. Hal ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraanyang merata, terutama bagi kelompok masyarakat yang selama ini jarang tersentuh bantuan langsung pemerintah.
Gubernur Harum menegaskan bahwa program Gratispol bukan sekadar slogan. “Kami tidak mungkin mengingkari janji kami kepada masyarakat Kaltim. Ini bukti bahwa janji kami benar-benar diwujudkan”.
Ia juga menyoroti pentingnya peran marbot, guru agama, dan penjaga rumah ibadah dalam menjaga harmoni kehidupan beragama. Meski memiliki peran vital, profesi ini kerap luput dari perhatian negara.
“Melalui program Gratispol dan insentif ini, kami ingin memastikan mereka mendapat apresiasi dan penghargaan yang layak. Jangan lihat nilainya, tetapi lihat niat baik pemerintah,” ujar Gubernur.
Jumlah penjaga rumah ibadah di Kalimantan Timur yang terdata mencapai 3.405 orang, dengan rincian: Islam: 2.699 orang, Kristen: 541 orang, Katolik: 146 orang, Hindu: 19 orang, Buddha: 22 orang dan Konghucu: 15 orang
Pemprov Kaltim menargetkan 600 orang setiap tahun untuk diberangkatkan dalam program umrah gratis dan perjalanan rohani semua agama.
Gubernur menegaskan bahwa seluruh penjaga rumah ibadah, mendapat perhatian dan kesempatan yang sama dalam program ini.
“Program ini bukan hadiah, tapi bentuk penghormatan atas pengabdian tulus Bapak dan Ibu semua,” tuturnya.
Ia pun berharap program ini menjadi inspirasi sekaligus memperkuat jalinan silaturahmi antarumat beragama, khususnya di Kutai Barat dan Kalimantan Timur secara umum. (*)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
