Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Juni 2025 | 18.14 WIB

Cerita Dedi Mulyadi saat Naik Motor demi Hadiri Peresmian Universitas Bhineka Tunggal Ika di Sentul Bogor: Banyak Kendaraan Pejabat VVIP

Video yang memperlihatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Bogor Rudy Susmanto terjebak macet di Kawasan Sentul viral di media sosial.  (Instagram: @rekam24.id)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menceritakan video viral saat dirinya berganti kendaraan dari mobil ke motor patroli, lantaran terjadi kemacetan saat menghadiri acara peresmian Universitas Bhineka Tunggal Ika pada Rabu, (12/6) di Sentul Bogor. 

Saat itu dia menumpangi motor dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor untuk menembus kemacetan di jalur menuju kampus tersebut.

"Saya menghadiri acara peresmian Universitas Bhineka Tunggal Ika, dulu bernama Unhan di Sentul Bogor," kata Dedi seperti dikutip dari akun Instagramnya @dedimulyadi71.

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, sehingga banyak sekali pejabat negara yang ikut hadir.

Problemnya, nyaris setiap pejabat neik mobil dinasnya masing-masing sehingga lalu lintas menuju kampus tersendat. “Banyak sekali kendaraan yang ditumpangi oleh para pejabat VVIP," ungkap Dedi.

Eks Bupati Purwakarta ini bercerita, pada acara tersebut turut hadir pejabat tinggi negara seperti Menteri Koordinator, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pertahanan, dan para pejabat lainnya.

"Para Dubes, ada Panglima TNI, ada Kepala Staf Angkatan Darat, Angkatan Udara, kemudian angkatan laut, kemudian juga Kapolri," sebutnya.

Alhasil, rangkaian-rangkaian kendaraan VVIP tersebut dijadikan prioritas sehingga terjadi kemacetan yang panjang. "Terjadilah kemacetan yang panjang. Saya mengalami kemacetan hampir 1 jam," lanjutnya.

Sebagai gubernur, Dedi menjelaskan, kedatangan Presiden Prabowo Subianto tidak boleh mendahului dia. "Tentunya sebagai gubernur saya tidak boleh lebih dulu presiden dibanding saya," jelasnya.

Sehingga, Gubernur Jawa Barat tersebut mencari solusi dengan naik motor Dishub Kabupaten Bogor agar tak telat datang ke acara.

Dedi Mulyadi pun sadar betul bahwa saat itu dia tidak mengenakan helm saat membonceng petugas Dishub menggunakan motor, dan dia mengaku salah. Dia pun meminta Polres Bogor agar menilang motor yang ditumpanginya.

"Ini yang ingin saya sampaikan karena saya merasa setiap perbuatan yang salah harus ada hukumannya," pungkas Dedi. Dia menyatakan siap bertanggung jawab atas denda tilang yang akan dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Bogor nantinya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore