
Ribuan mahasiswa hingga masyarakat ikut aksi doa bersama dan tabur bunga di Patung Dewi Keadilan di Fakultas Hukum UGM. (Fahmi Fahriza /Radar Jogja)
JawaPos.com-Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan Argo Ericko Achfandi meninggal dunia mendapat atensi dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka berkomitmen untuk memberikan pendampingan hukum bagi keluarga Argo. Mereka juga akan mengawal proses hukum yang dilakukan aparat kepolisian.
”Fakultas Hukum UGM akan terus melakukan komunikasi dengan pihak keluarga almarhum untuk kepentingan terbaik bagi korban dan keluarga,” ungkap Dekan Fakultas Hukum UGM Dahliana Hasan sebagaimana dikutip dari pemberitaan Radar Jogja pada Selasa (27/5).
Menurut Dahliana, dekan, jajaran pimpinan, dan staf akademik Fakultas Hukum UGM telah melakukan upaya-upaya responsif setelah kejadian. Termasuk di antaranya mengurus segala hal berkaitan dengan pengantaran jenazah dari rumah sakit hingga menemui lbu dan keluarga korban di rumah duka.
Terpisah, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Didi Achjari menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Argo. Dalam keterangannya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak berwenang.
”FEB UGM mendukung penuh upaya penyelidikan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Didi Achjari.
Kasatlantas Polresta Sleman AKP Mulyanto mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas tersebut. Saat kecelakaan terjadi, korban sedang berkendara menggunakan motor matic.
Korban melaju dari arah selatan dan hendak putar balik. Saat itulah mobil bernomor polisi B 1442 NAC yang dikemudikan Mahasiswa FEB UGM Christiano Pengarapenta menabrak satu unit kendaraan lain di pinggir jalan.
”Karena jarak sudah dekat sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan,” kata Mulyanto.
Korban mengalami beberapa luka pada bagian kepala, paha kiri, tangan kiri, dan bibir. Nyawa korban yang dihantam BMW dengan kecepatan tinggi tidak dapat tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kecelakaan tersebut. Polisi pun sudah mengkonfirmasi bahwa tabrakan itu melibatkan dua orang mahasiswa UGM.
”Informasi yang kami terima memang antar mahasiswa UGM,” imbuh Mulyanto.
Dari lokasi kecelakaan, petugas mendapati motor yang digunakan korban rusak parah. Mesin lepas dari tempatnya, jok terlempar, tebeng depan kanan pecah, totok depan pecah, cover depan lepas, spion kanan lepas, hingga spion kiri yang bengkok. Sementara BMW mengalami kerusakan pada kap depan, kaca depan pecah, lampu depan kanan kiri pecah, bemper depan lepas, airbag keluar.
Polisi mengaku sudah melakukan tes urine pada Christiano sebagai pengemudi BMW. Hasilnya dia dinyatakan negatif mengonsumsi alkohol maupun narkoba. Selain itu, polisi juga sudah melakukan interogasi kepada beberapa saksi mata di lokasi kejadian.
”Untuk penahanan sampai saat ini belum karena masih dalam penyelidikan. Mohon waktu untuk kepastian lebih lanjut,” kata Mulyanto.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
