
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor. (Shutterstock/Antara)
JawaPos.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Simpang Tiga Padukuhan Sedan, Kelurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Jogjakarta pada Sabtu dini hari (24/5). Dalam kecelakaan yang melibatkan kendaraan BMW bernomor polisi B 1442 NAC dengan sepeda motor tersebut, seorang korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dikutip dari pemberitaan Radar Jogja (Jawa Pos Group), pada Senin (26/5), korban bernama Argo Ericko Achfandi. Dia merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Depok, Jawa Barat (Jabar). Sementara pengemudi BMW yang juga mahasiswa UGM bernama Christiano Pengarapenta. Dia merupakan mahasiswa Program Internasional Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika Bisnis UGM.
Kasatlantas Polresta Sleman AKP Mulyanto menjelaskan bahwa saat kecelakaan terjadi, korban sedang berkendara menggunakan sepeda motor Honda Vario. Korban melaju dari arah selatan dan hendak putar balik. Saat itulah kendaraan yang dikemudikan oleh Christiano menghantam sepeda motor korban dan menabrak satu unit kendaraan lain di pinggir jalan.
”Karena jarak sudah dekat sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan,” kata Mulyanto.
Korban mengalami beberapa luka pada bagian kepala, paha kiri, tangan kiri, dan bibir. Nyawa korban yang dihantam BMW dengan kecepatan tinggi tidak dapat tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kecelakaan tersebut. Polisi pun sudah mengkonfirmasi bahwa tabrakan itu melibatkan dua orang mahasiswa UGM.
”Informasi yang kami terima memang antar mahasiswa UGM,” imbuhnya.
Dari lokasi kecelakaan, petugas mendapati sepeda motor yang digunakan oleh korban rusak parah. Mesin lepas dari tempatnya, jok terlempar, tebeng depan kanan pecah, totok depan pecah, cover depan lepas, spion kanan lepas, hingga spion kiri yang bengkok. Sementara BMW mengalami kerusakan pada kap depan, kaca depan pecah, lampu depan kanan kiri pecah, bemper depan lepas, airbag keluar.
Polisi mengaku sudah melakukan tes urine pada Christiano sebagai pengemudi BMW. Hasilnya dia dinyatakan negatif mengkonsumsi alkohol maupun narkoba. Selain itu, polisi juga sudah melakukan interogasi kepada beberapa saksi mata di lokasi kejadian.
”Untuk penahanan sampai saat ini belum karena masih dalam penyelidikan. Mohon waktu untuk kepastian lebih lanjut,” kata Mulyanto.
Kabar meninggalnya Argo Ericko Achfandi pun viral di media sosial. Banyak pihak menyampaikan duka cita. Utamanya kalangan mahasiswa UGM. Tanda pagar JusticeForArgo pun menggema. Mereka menuntut agar kecelakaan tersebut diusut sampai tuntas.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
