
Ketua Umum PB IKA-PMII, Fathan Subchi. (Istimewa).
JawaPos.com – Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Sulawesi Selatan menggelar acara silaturahmi dan halal bihalal di Makassar dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-65 PMII. Acara ini mengangkat tema “Reaktualisasi Peran IKA-PMII: Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi untuk Bangsa dan Agama.”
Ketua Umum PB IKA-PMII, Fathan Subchi menekankan bahwa persatuan adalah kunci kekuatan IKA-PMII dalam berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.
“Wa’tashimu bihablillahi jami’a wala tafarraqu – Bersatulah kalian dengan tali Allah, dan janganlah bercerai-berai. Ayat ini bukan sekadar seruan, tetapi arahan strategis agar kita menjaga kekompakan dan berperan lebih luas di tengah masyarakat,” ujar Fathan, Senin (5/5).
Ia menegaskan, setelah 65 tahun PMII hadir dan mengabdi untuk bangsa, kini saatnya seluruh alumni menyatukan langkah. IKA-PMII harus menjadi rumah besar bagi semua kader lintas generasi dan sektor, mulai dari birokrasi, politik, dunia usaha, pendidikan, hingga masyarakat sipil.
Fathan juga mengapresiasi semangat baru dari IKA-PMII Sulsel, khususnya atas inovasi peluncuran kartu anggota berbasis e-Money yang multifungsi dan bisa digunakan dalam transaksi sehari-hari. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk kemajuan nyata yang layak diadopsi oleh wilayah lain.
“Dari Makassar, mari kita nyalakan semangat kebangkitan IKA-PMII. Tidak ada lagi ruang untuk ego sektoral. Kita harus kolaboratif dan mendistribusikan kekuatan secara merata di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Ia turut menyampaikan bahwa PB IKA-PMII kini diperkuat oleh sejumlah tokoh nasional yang menjabat di berbagai posisi strategis, antara lain Nusron Wahid (Menteri ATR/BPN), Cucun Syamsul Rijal (Wakil Ketua DPR RI), Juri Ardiantoro (Wamen Setneg), Aminuddin Ma’ruf (Wamen BUMN), Anggia Ermarini (Ketua Komisi VI DPR RI), dan Carman Ansari (Staf Khusus Kemenkumham RI).
Sementara itu, Majelis Pertimbangan PB IKA-PMII juga diisi tokoh senior seperti Muhaimin Iskandar (Menko PM), yang saat ini menggagas integrasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk meningkatkan akurasi kebijakan sosial dan efektivitas penanganan kemiskinan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
