
Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina menyemprot ormas yang melakukan aksi sweeping viral di media sosial. (Dok. Instagram)
JawaPos.com - Media sosial dihebohkan video viral yang memperlihatkan aksi sweeping anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Diduga para anggota ormas melabrak beberapa pemuda yang kedapatan tidak berpuasa di sebuah warung.
Aksi ini pun menuai tanggapan keras dari Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina, yang juga merupakan anak dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto. Ia menegaskan, tindakan sweeping tersebut merupakan aksi anarkis yang dapat merusak citra Kabupaten Garut.
"Ini tugas kami, highlight-nya hari ini ada kekerasan yang ujungnya adalah membuat citra Kabupaten Garut menjadi buruk," kata Putri Karlina dalam sebuah video yang beredar di media sosial, dikutip Kamis (13/3).
Putri Karlina dengan nada kekesalannya menyoroti peran koordinator Aliansi Umat Islam (AUI) Kabupaten Garut, Ceng Aam, yang dianggap harus bertanggung jawab atas aksi sweeping tersebut. Ia secara tegas menyatakan ketidaksetujuannya terhadap tindakan yang dilakukan ormas tersebut.
"Saya sangat tidak setuju dengan pernyataan Ceng Aam. Jangan sampai membuat kami bereaksi. Kalau saya mau, saya bisa men-tolol-tololkan Satpol PP, saya bisa menggoblok-goblokkan orang. Apakah itu citra yang baik untuk seorang Wakil Bupati?" tegasnya.
Namun, ia menyatakan sebagai wakil kepala daerah harus membangun komunikasi yang baik dan bijak kepada masyarakat. Ia pun merasa kesal dengan koordinator AUI Kabupaten Garut yang masih bisa tersenyum saat audiensi.
"Saya harus punya komunikasi yang bijak dan tidak melukai siapapun, semarah apapun saya. Saya marah loh pak sebenarnya. Saya bingung Ceng Aam masih bisa senyum-senyum," cetusnya.
Lebih lanjut, Putri menyatakan bahwa Garut merupakan kota iman. Ia mengungkapkan, banyak pesantren di Garut seharusnya mampu memberikan contoh untuk berperilaku secara mendidik sesama masyarakat.
"Garut kota berakhlak, Garut penuh iman. Pengamalannya tuh gimana, manifestasinya itu gimana. Bukan karena di Garut banyak pesantren jadi banyak anu ngajago," sesalnya.
Sosok Putri Karlina yang berani menyemprot ormas melakukan cara-cara yang dianggap meresahkan saat bulan suci Ramadhan ternyata bukan orang sembarangan. Putri Karlina merupakan anak sulung dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto.
Putri merupakan politikus Partai Gerindra. Meskipun bergelar dokter gigi, Putri Karlina lebih aktif berkiprah di dunia bisnis. Putri dikenal sebagai pengusaha sukses di Kabupaten Garut, dengan bisnis yang berkembang pesat di sektor kuliner dan salon Muslimah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
